eTrading Securities: IHSG Bepeluang Rebound
Selasa, 11 Desember 2012 | 09:01 WIB
Kenaikan IHSG membuat peluang teknikal rebound semakin menguat.
Indeks harga saham gabunagn (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan mengalami aksi beli sehingga memberi sentimen positif di lantai bursa.
"hari ini IHSG masih akan mendapat sentimen mixed dengan kecenderungan menguat," tulis riset eTrading Securities, Selasa (11/120.
Secara teknikal, kenaikan IHSG membuat peluang teknikal rebound semakin menguat. Volume yang naik tajam disertai peluang MACD Histogram yang Golden Cross, namun mesti diwaspadai stochastic yang sedikit melandai.
Riset tersebut menyatakan, pergerakan IHSG pada hari ini akan berada di kisaran 4.246-4.332.
Sementara sejumlah saham yang dapat diperhatikan antara lain TLKM, INCO, dan KIJA.
Pada perdagangan Senin (10/12) Indeks Dow Jones ditutup naik 14,75 poin (0,11 persen) ke 13.169,88 ditengah kekhawatiran investor menunggu hasil negosiasi fiscal cliff dan membaiknya data ekonomi China.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$86 per barel di New York menyusul pergantian kepemimpinan di Italia yang berpotensi menghambat penyelesaian krisis utang Eropa.
Di dalam negeri, IHSG kemarin (10/12) ditutup naik 11,81 poin (0,27 persen) ke level 4.302,61. Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp246,17 miliar dengan saham yang paling banyak dijual adalah BMRI, BBRI, KLBF, ASII, dan INTP.
Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9.633 per Dollar AS.
Indeks harga saham gabunagn (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan mengalami aksi beli sehingga memberi sentimen positif di lantai bursa.
"hari ini IHSG masih akan mendapat sentimen mixed dengan kecenderungan menguat," tulis riset eTrading Securities, Selasa (11/120.
Secara teknikal, kenaikan IHSG membuat peluang teknikal rebound semakin menguat. Volume yang naik tajam disertai peluang MACD Histogram yang Golden Cross, namun mesti diwaspadai stochastic yang sedikit melandai.
Riset tersebut menyatakan, pergerakan IHSG pada hari ini akan berada di kisaran 4.246-4.332.
Sementara sejumlah saham yang dapat diperhatikan antara lain TLKM, INCO, dan KIJA.
Pada perdagangan Senin (10/12) Indeks Dow Jones ditutup naik 14,75 poin (0,11 persen) ke 13.169,88 ditengah kekhawatiran investor menunggu hasil negosiasi fiscal cliff dan membaiknya data ekonomi China.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$86 per barel di New York menyusul pergantian kepemimpinan di Italia yang berpotensi menghambat penyelesaian krisis utang Eropa.
Di dalam negeri, IHSG kemarin (10/12) ditutup naik 11,81 poin (0,27 persen) ke level 4.302,61. Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp246,17 miliar dengan saham yang paling banyak dijual adalah BMRI, BBRI, KLBF, ASII, dan INTP.
Mata uang Rupiah terapresiasi ke 9.633 per Dollar AS.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
INTERNASIONAL
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




