Presiden Jokowi Segera Meresmikan Bendungan Randugunting di Blora
Selasa, 4 Januari 2022 | 13:06 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera meresmikan pengoperasian Bendungan Randugunting di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah.
Seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet, pada Selasa (4/1/2021), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap bendungan berkapasitas tampung 14,43 meter kubik ini dapat diresmikan, pada awal Januari 2022.
"Bendungan ini bisa selesai lebih cepat 10 bulan dari kontrak yang jatuh pada tahun 2022. Secara keseluruhan, bendungan sudah selesai, tinggal perapihan gedung dan lanskap saja. Mudah-mudahan bisa diresmikan Bapak Presiden pada awal Januari 2022 ini," kata Basuki.
Baca Juga: Bendungan Randugunting di Blora Siap Diresmikan Januari 2022
Bendungan yang dibangun menggunakan dana APBN tahun 2018-2022, dengan nilai kontrak mencapai Rp 880 miliar nantinya akan menjadi bendungan ke-14 yang akan diresmikan Presiden Jokowi dari 15 bendungan yang selesai pada tahun 2021. Selain itu, dari tahun 2015 hingga 2020 sebanyak 14 bendungan juga telah selesai dan dioperasikan.
Basuki memaparkan, Bendungan Randugunting sudah sejak tahun 1990-an direncanakan pembangunannya untuk menambah suplai air bagi daerah kering di Kabupaten Blora dan Rembang. Pembangunan bendungan mulai dikerjakan pada 2018 dan selesai di awal 2022 tanpa kendala teknis untuk konstruksi dan sosial dalam pembebasan lahan.
"Kita tahu bahwa Blora dan Rembang ini termasuk rawan atau langka air. Nantinya bendungan ini bisa memberikan suplai air baku 200 liter/detik dan irigasi 670 hektare, selain juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata," ujarnya.
Baca Juga: Kementerian PUPR Selesaikan 7.075 Unit Rusun pada TA 2021
Selain penyediaan air baku dan irigasi, bendungan dengan luas genangan sebesar 187,19 hektare ini juga akan berfungsi untuk mereduksi banjir sebesar 75% atau 81 meter kubik per detik dengan pengurangan luas areal terdampak banjir dari 4.604 hektare menjadi 2.285 hektare.
Bendungan Randugunting juga memiliki potensi sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan sistem solar panel.
"Bendungan ini memiliki potensi untuk solar energi. Jadi kita akan coba memasang floating solar panel di bendungan. Saat ini kita punya 231 bendungan, jika ditambah 61 bendungan yang akan selesai 2024, kita akan punya 292 bendungan. Jika semua kita pasang floating solar panel, energi terbarukan akan bisa berkembang dari keberadaan bendungan," kata Basuki.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




