LPEI Komitmen Terapkan Zero Tolerance to Corruption
Sabtu, 8 Januari 2022 | 14:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) menegaskan dukungannya terhadap penegakan hukum namun tetap menjaga azas praduga tidak bersalah. LPEI menerapkan zero tolerance to corruption di lingkungan kerja dan semua pemangku kepentingan.
Baca Juga: LPEI Optimalisasi PMN untuk Pengembangan Ekspor Nasional
Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso menegaskan bahwa LPEI menghormati langkah-langkah penegak hukum dalam menangani kasus yang terjadi.
"Kami akan mengikuti proses sesuai ketentuan yang berlaku dan akan bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung sebagai bentuk tanggung jawab LPEI dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG)," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/1/2022).
Rijani menjelaskan, dalam rangka memperkuat tata kelola dan pelaksanaan mandat LPEI, sejak 2018 hingga saat ini manajemen LPEI bekerja keras memperbaiki semua aktivitas secara signifikan dengan menerapkan code of conduct dengan sanksi yang jelas dan tegas demi mencegah terjadinya penyimpangan.
Baca Juga: Dewan Komisaris Berperan Wujudkan Tata Kelola Perusahaan
Lembaga ini juga melakukan penguatan risk management melalui peningkatan kualitas SDM terkait risk awareness baik terkait credit risk, operational risk, legal risk termasuk reputation risk, prinsip kehati-hatian dan GCG.
Sejumlah inisiatif yang dilakukan LPEI dalam memperkuat tata kelola dan sumber daya manusia antara lain bekerja sama dengan Inspektorat Jenderal Kemenkeu dalam menerapkan whistle blowing system di aplikasi WISE, bersama KPK melakukan pencatatan dan pencegahan gratifikasi dalam aplikasi Gratifikasi On-Line (GOL), termasuk memastikan bahwa seluruh pejabat LPEI melaporkan kekayaan di LHKPN dan pelaporan LPEI mencapai 100%.
Rijani menambahkan, LPEI telah memperbarui pakta integritas di tahun 2020 dan semua pegawai LPEI wajib menandatangani pakta integritas dimaksud.
Baca Juga: Kadin dan LPEI Beri Pelatihan UMKM Berorientasi Ekspordi Jateng
LPEI juga telah melakukan kajian terhadap kebijakan dan prosedur untuk mencegah peluang dan mengantisipasi aksi korupsi seperti manual pembiayaan serta Know Your Employees dan Know Your Customers.
"Seluruh jajaran LPEI telah berkomitmen untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai budaya LPEI yakni Trustworthy, Reliable, Unique, Service Excellence dan Teamwork (TRUST)," kata Rijani.
Secara rutin, perseroan juga melakukan internalisasi dan sosialisasi terkait dengan GCG, ethics, dan lainnya untuk seluruh pegawai, dimulai dari program induction untuk pegawai baru, dan terus dimonitor pelaksanaannya.
Baca Juga: Wujudkan GCG, Holding Perkebunan Terapkan SMAP
"Serta, dilakukan berbagai program awareness dan internalisasi melalui program sosialisasi maupun melalui program computer-based training guna memastikan pakta integritas dan prinsip menjalankan bisnis secara beretika dapat ditegakkan," tegas Rijani.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




