ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

AKRA Targetkan Pendapatan 2022 Tumbuh hingga 25%

Rabu, 12 Januari 2022 | 14:52 WIB
MF
FB
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: FMB
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik JIIPE yang dimiliki oleh PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik JIIPE yang dimiliki oleh PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) targetkan pertumbuhan pendapatan hingga 25% tahun ini. Optimisme itu sejalan dengan raihan positif sepanjang 2021.

Direktur dan Corporate Secretary AKR Corporindo Suresh Vembu mengatakan, target itu didasari kinerja yang impresif selama kuartal IV-2021 dengan mampu mencetak pendapatan dan profit double digit, di tengah disrupsi supply dan peningkatan harga komoditas.

"Melihat kinerja perdagangan dan distribusi di Q4 2021 yang sangat mengesankan, kami yakin di 2022 ini AKR akan terus memberikan kinerja yang positif. Berdasarkan angka awal, kinerja selama 2021 menunjukkan kinerja yang lebih baik dari yang diperkirakan," jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (12/1/2022).

Suresh menambahkan, perseroan berhasil melampaui target yang dicanangkan pada tahun 2021 pada segmen bisnis distribusi BBM dan Kimia dasar. Di samping itu, hasil 2021 juga dikontribusi oleh anak perusahaan perseroan yakni JIIPE dari pendapatan berulang sewa tanah untuk proyek smelter tembaga, penjualan bidang tanah dan juga memperoleh status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK-Gresik).

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Incar Generasi Milenial, AKR Corporindo Resmi Stock Split Saham

"Dengan demikian, diharapkan perkembangan signifikan dari KIK JIIPE Gresik pada tahun 2021 yang akan meningkatkan minat investor sebagai salah satu tujuan investasi berkelas dunia," ujarnya.

Adapun laporan keuangan belum dapat dipublikasikan lantaran masih dalam proses audit Ernst & Young. Laporan keuangan direncanakan rilis pada Maret 2022.

Suresh menambahkan, optimisme perseroan juga didukung oleh pertumbuhan ekonomi dan peningkatan mobilitas yang akan meningkatkan pertumbuhan investasi. Ia menyebutkan, target peningkatan pertumbuhan yang kuat ini sejalan dengan keberhasilan Indonesia dalam menangani pandemi.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia pada tahun 2022 akan bertumbuh pada kisaran 4,7-5,5%, naik dari 3,2-4,0% pada tahun 2021, didorong oleh perbaikan ekonomi global yang berkelanjutan, kinerja ekspor yang solid, ditambah dengan permintaan domestik yang tumbuh dari sisi konsumsi maupun investasi.

Baca Juga: BPH Migas Tugaskan Pertamina dan AKR Salurkan 15 Juta KL Solar

"Tahun 2021 juga menjadi tahun yang gemilang bagi AKR, dengan terpilih sebagai ESG Star Listed Company. Masuknya perseroan di berbagai indeks saham ESG ternama, seperti Indeks ESG Leader, Sri Kehati, dan ESG LQ45, akan semakin mendorong komitmen kami dalam praktik berkelanjutan," ujarnya.

Dari lini bisnis perdagangan dan distribusi, pertumbuhan outlet BP AKR diharapkan akan mendorong kinerja hingga double digit dan menjaga aliran kas, neraca keuangan AKRA tetap kuat di tahun 2022. Untuk diketahui, baru-baru ini perusahaan patungan antara BP dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), BP-AKR meresmikan gerai service stations atau SPBU baru di kawasan Jl. Teuku Nyak Arief, Jakarta Selatan dan di Jl. Sunter Selatan, Jakarta Utara.

Peresmian dilakukan secara simbolis di SPBU terbaru bp yang berlokasi di Jl Teuku Nyak Arief, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, DKI Jakarta yang mulai beroperasi pada 7 Januari 2022.

Sebagai catatan, pada akhir tahun 2021, BP juga meresmikan gerai lainnya di Jl. Danau Sunter Selatan No.24, Sunter Agung, Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara

Peresmian SPBU BP Teuku Nyak Arief ini menjadi langkah awal yang sangat penting bagi BP-AKR untuk mengarungi tahun ke-4 beroperasi di Indonesia.

"Kami mengharapkan ekspansi dan pertumbuhan BP-AKR dapat terus berlanjut, sesuai dengan misi kami untuk mengembangkan dan menawarkan pengalaman yang berbeda kepada konsumen dengan memanfaatkan kemampuan serta keahlian BP dan AKR di pasar ritel yang sedang berkembang di Indonesia," pungkasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Laba AKRA Naik Tajam, Kawasan Industri Jadi Andalan

Laba AKRA Naik Tajam, Kawasan Industri Jadi Andalan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon