Lippo Karawaci Optimistis Capai Target Prapenjualan 2022
Kamis, 27 Januari 2022 | 13:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) berhasil mencatat prapenjualan 2021 sebesar Rp 4,96 triliun, melebihi target prapenjualan yang sudah direvisi 18% atau Rp 4,2 triliun. Prapenjualan tersebut juga naik 86% YoY (year on year) dibandingkan pencapaian pada tahun 2020.
Peningkatan pra penjualan pada tahun 2021 juga didukung oleh permintaan yang kuat untuk produk rumah tapak dengan harga terjangkau di Kuartal 4/2021. Prapenjualan pada kuartal 4/2021 naik 174% YoY menjadi Rp 1,08 triliun didukung oleh peluncuran produk rumah tapak dengan harga terjangkau Cendana Cove dan penjualan unit apartemen siap huni.
Baca Juga: Insentif PPN DTP Diperpanjang, LPKR Siap Luncurkan Cendana Cove Verdant
Pada tahun 2022, LPKR optimistis mampu membukukan prapenjualan sebesar Rp 5,2 triliun, naik 5% dari realisasi Rp 4,96 triliun pada tahun 2021. Sekitar 73% dari prapenjualan tersebut diproyeksikan merupakan kontribusi perusahaan induk. Sebagai perbandingan, perusahaan induk berkontribusi sekitar 75% terhadap total prapenjualan di tahun 2021.
CEO LPKR John Riady mengatakan bahwa untuk mendukung pencapaian target prapenjualan di tahun 2022, LPKR berencana untuk terus meluncurkan klaster baru produk rumah tapak dengan harga terjangkau, melakukan penetrasi pasar yang lebih luas ke segmen high income dan apartemen mid-rise, dan meningkatkan permintaan terhadap unit apartemen siap huni.
"Kami melihat industri properti memiliki prospek cerah untuk pertumbuhan berkesinambungan. Ke depan, sektor properti masih sangat prospektif mengingat rasio kepemilikan rumah yang masih rendah di Indonesia. Pendapatan per kapita masyarakat yang semakin meningkat dan fasilitas perbankan untuk pembiayaan kepemilikan rumah dengan bunga yang terjangkau membuat bisnis properti juga semakin bertumbuh. Sebagai pengembang terkemuka, LPKR akan terus menciptakan produk yang lebih inovatif untuk mendorong kepemilikan rumah bagi generasi selanjutnya. LPKR meyakini pada tahun 2022 sektor properti akan bangkit," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




