Investasi Rp 3,2 Triliun, PT Smelting Tambah Kapasitas Produksi 30%
Sabtu, 19 Februari 2022 | 19:59 WIB
Gresik, Beritasatu.com - PT Smelting akan meningkatkan kapasitas produksi pabrik peleburan (smelter) tembaga 30% dari sebelumnya 300.000 ton menjadi 342.000 ton katoda tembaga per tahun, dengan investasi sebesar Rp 3,2 triliun.
Direktur Pengembangan Bisnis dan Komersial PT Smelting, Irjuniawan P Radjamin, menjelaskan pembangunan perluasan pabrik itu akan memakan waktu dua tahun.
"Ditargetkan, pembangunannya akan selesai sebelum akhir Desember 2023," katanya saat groundbreaking perluasan pabrik dan peletakan batu pertama smelter tembaga oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang di Gresik, Sabtu (19/2/2022).
Baca Juga: Airlangga Sebut Smelter Freeport Bukti Sejarah Hilirisasi Industri
Dijelaskan, selama ini PT Smelting mengolah konsentrat tembaga hasil tambang PT Freeport Indonesia di Papua dan mempunyai tiga pabrik yakni pabrik peleburan (smelter), pabrik pemurnian (refinery) dan pabrik asam sulfat.
"Pekerjaan ekspansi kali ini untuk manambah pabrik asam sulfat baru. Juga menaikkan kapasitas beberapa peralatan di smelter dan menambah jumlah sel elektrolisa di refinery," Irjuniawan.

Menurut dia, dengan pembangunan pabrik baru ini, PT Smelting yang semula hanya mengolah 1 juta ton konsentrat tembaga per tahun, akan meningkat menjadi 1,3 juta ton konsentrat per tahun.
"Dengan peningkatan kapasitas produksi ini, tentu akan makin mengokohkan Indonesia sebagai salah satu produsen tembaga dunia," tandasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




