ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Divestasi, Indika Energy Berencana Lepas Saham Petrosea

Selasa, 1 Maret 2022 | 17:34 WIB
MF
FB
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: FMB
Ilustrasi PT Petrosea Tbk (PTRO).
Ilustrasi PT Petrosea Tbk (PTRO). (Dok. Petrosea)

Menurut Azis Armand, Wakil Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy, pihaknya terus mengkaji portofolio bisnisnya dan mengutamakan aspek berkelanjutan, serta akan fokus melakukan diversifikasi di luar sektor intinya di bidang energi dan pertambangan.

"Hasil penjualan Petrosea akan digunakan untuk memperkuat finansial perusahaan, serta mendanai diversifikasi bisnis perusahaan yang mengedepankan aspek keberlanjutan sehingga dapat memaksimalkan nilai bagi pemegang saham," jelas Azis.

Berdasarkan catatan Investor Daily, Indika Energy mengembangkan energi baru berkelanjutan melalui investasi di industri kendaraan listrik, baterai listrik, dan berbagai industri pendukungnya. Investasi ini dilakukan melalui kolaborasi dengan PT Indonesia Battery Corporation (IBC), Hon Hai Precision Industry Co Ltd (Foxconn), dan Gogoro Inc (Gogoro).

Baca Juga: Indika Energy Tuntaskan Akuisisi Saham Nusantara Resources

ADVERTISEMENT

Adapun kolaborasi dilakukan melalui skema Build-Operate-Localize (BOL) di Indonesia. Skema BOL dilakukan melalui tiga tahap, yaitu membangun, mengoperasikan dan melokalisasikan, dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas industri Indonesia di bidang industri baterai listrik, industri kendaraan listrik, dan industri pendukungnya.

Dalam hal ini, Indika Energy bersama dengan IBC, Foxconn, dan Gogoro akan berinvestasi di ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), mulai dari pembuatan baterai listrik, termasuk sel baterai, modul baterai, dan baterai hingga ke pengembangan industri EV roda empat, EV roda dua dan bus listrik (E-Bus). Lingkup kerja sama mencakup pengembangan industri penunjang EV yang meliputi energy storage system (ESS), battery exchange atau swap station, baterai daur ulang, serta penelitian dan pengembangan di bidang baterai elektrik dan EV.

Penandatanganan MoU dilakukan di kantor Kementerian Investasi atau BKPM dan turut dihadiri oleh Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid. Bahlil menyatakan antusiasmenya dengan rencana investasi Foxconn dan Gogoro ke Indonesia bersama dengan mitra lokal.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon