Stimulus Pemerintah Dorong Pemulihan Pasar Properti Nasional
Kamis, 10 Maret 2022 | 11:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Industri properti kini menjadi salah satu sektor bisnis yang diandalkan untuk percepatan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Percepatan tersebut dilakukan melalui peningkatan konsumsi dalam negeri, peningkatan aktivitas bisnis properti dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan industri properti. Pemerintah mendukung program percepatan ini dengan memberikan kebijakan maupun program stimulus.
CEO PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) John Riady menyampaikan optimismenya terkait industri properti yang dipercaya semakin cerah ke depannya.
"Pemerintah telah mengeluarkan banyak regulasi maupun insentif untuk mendorong kemajuan industri properti yang merupakan salah satu lokomotif ekonomi nasional antara lain perpanjangan pemberlakuan stimulus Pajak Pertambahan Nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) hingga akhir September 2022 dan perpanjangan kebijakan uang muka DP nol persen hingga akhir Desember 2022. Suku bunga kredit pemilikan hunian juga mengalami penurunan," kata John dalam siaran pers hari ini, Kamis (10/3/2022).
Baca Juga: Lippo Konsisten Terapkan ESG dalam Pembangunan Proyeknya
Dari sisi market, stimulus pemerintah untuk industri properti membuat konsumen lebih percaya diri membeli properti. Data Rumah.com yang dipublikasikan pada 26 Februari 2022 menyebutkan permintaan properti didominasi kelas menengah atas dengan 52% pencarian properti hunian di atas harga Rp 1 miliar. Dengan semakin banyak orang yang lebih berani membelanjakan uangnya untuk aset-aset besar seperti properti menjadi indikasi akan semakin pulihnya pasar properti nasional.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




