Demo di OJK, Nasabah Korban Unit Link Masih Minta Refund Penuh
Selasa, 22 Maret 2022 | 20:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com- Nasabah korban unit link melakukan aksi damai di depan kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Jakarta, Selasa (22/3/2022). Mereka masih berharap OJK menerbitkan perintah agar perusahaan asuransi terkait dapat mengembalikan dana (refund) secara penuh.
Koordinator Korban Asuransi Unit Link AIA, AXA Mandiri, dan Prudential Indonesia Maria Trihartati mengatakan, sejumlah korban unit link sudah berniat baik menyelesaikan sengketa di Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK). Namun lembaga tersebut menolak karena LAPS SJK hanya menangani perkara yang menyangkut isi polis. Sedangkan secara umum, perkara korban unit link ini terjadi saat proses penjualan oleh agen.
"Masalah kita kan pra-polis, LAPS juga sudah bilang sebelumnya gak bisa, itu saya telepon langsung Pak Himawan (Ketua Umum LAPS SJK). 11 kriteria yang ditolak itu juga sudah diakui. Ayolah, OJK dan perusahaan asuransi juga sudah tahu ini. LAPS itu gak berani tangani, karena ini kasus pidana sebetulnya. Beliau bilang, kalau begitu biar Bareskrim saja yang tangani," jelas Maria kepada Investor Daily, Selasa (22/3/2022)
Baca Juga: Pakar Sarankan Sengketa Asuransi Unit Link Diselesaikan di LAPS SJK
Dia mengatakan, perkara memang sudah ditangani Bareskrim Polri dan berharap perkara pidana bisa diselesaikan di pengadilan. Namun secara perdata, pihaknya belum melakukan pendekatan apapun melihat biaya yang dibutuhkan tidak kecil.
"Sampai kapan pun kami akan mengejar OJK yang seharusnya melindungi konsumen. Tidak perlu sampai memberi pendampingan hukum, kami tidak butuh sampai ke sana. OJK perintahkan saja dengan kewenangannya untuk perusahaan-perusahaan membayar atau mengembalikan uang kami secara penuh," tegas dia.
Maria mengungkapkan, ada indikasi bahwa aksi yang terselenggara sudah diantisipasi OJK. Pihaknya mendapat informasi bahwa sejumlah karyawan OJK diperintahkan untuk bekerja dari rumah. Sehingga layanan pengaduan langsung ditutup dan memupuskan upaya dari sejumlah nasabah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




