Uni Eropa Sungkan Embargo Minyak Rusia, Harga Minyak Mentah Turun
Rabu, 23 Maret 2022 | 08:01 WIB
Texas, Beritasatu.com - Harga minyak mentah diperdagangkan bervariasi pada hari Selasa (22/3/2022) karena dolar menguat dan tampaknya Uni Eropa tidak jadi mengembargo minyak Rusia.
Para menteri luar negeri Uni Eropa terpecah tentang apakah akan bergabung dengan Amerika Serikat dalam melarang minyak Rusia. Beberapa negara, termasuk Jerman, mengatakan blok itu terlalu bergantung pada bahan bakar fosil Rusia untuk melakukan embargo.
Penutupan Selasa, minyak mentah Brent turun 14 sen menjadi $ 115,48 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate AS 36 sen lebih rendah pada $ 111,76. Pada Rabu pagi di Asia, Brent turun 0,65% ke US$ 114,7 dan WTI turun 0,32% ke US$ 111,8 per barel.
Baca Juga: Harga Minyak Mentah Melonjak 7%, Ini Sebabnya
Minyak tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat, yang naik sehari setelah komentar dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell akan melakukan pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif.
Dolar yang kuat membuat minyak mentah lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya dan cenderung membuat permintaan melemah.
Awal bulan ini, Brent mencapai $139 per barel, tertinggi sejak 2008.
Harga minyak naik setelah kelompok Hutsi yang bersekutu dengan Iran menyerang fasilitas desalinasi energi dan air Saudi. Pada hari Senin, Arab Saudi mengatakan tidak akan bertanggung jawab atas kekurangan pasokan global setelah serangan oleh Houthi, menandakan meningkatnya frustrasi Saudi dengan penanganan Washington terhadap Yaman dan Iran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




