Catat Rekor Baru, Laba Pupuk Kaltim Tembus Rp 6,17 Triliun pada 2021
Kamis, 24 Maret 2022 | 17:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Produsen pupuk urea dan amoniak terbesar di Indonesia, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) mencatatkan laba setelah pajak senilai Rp 6,17 triliun sepanjang tahun 2021. Pencapaian ini, merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah, dengan kinerja produksi yang juga terus mengalami peningkatan signifikan.
Direktur Utama PT Pupuk Kaltim, Rahmad Pribadi mengatakan, pencapaian laba tersebut meningkat tiga kali lipat dari target laba yang ditetapkan perseroan pada tahun 2021. Raihan tersebut, merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
"Tidak dipungkiri, pandemi masih memberikan dampak bagi kondisi ekonomi dan pasar yang dinamis selama 2021. Namun
sebagai perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan, PKT terus menerapkan strategi inovasi bernilai tambah yang berbasis risiko, termasuk melalui diversifikasi usaha," kata Rahmad dalam konferensi pers paparan kinerja secara virtual, Kamis (24/3/2022).
Baca Juga: Pupuk Kaltim Gaspol 10.000 Dosis Vaksinasi Booster
Rahmad menjelaskan, melalui langkah strategis yang didukung pengelolaan risiko dan operasional yang baik, PKT mampu menghadapi tantangan dan menjadikannya peluang yang memberikan keuntungan optimal bagi perusahaan.
Perseroan melihat setidaknya terdapat 6 perubahan mendasar di dunia yang masih akan berpengaruh terhadap bisnis dan operasional, yaitu peningkatan kebutuhan kesehatan akibat pandemi, krisis rantai pasok global, ketahanan pangan di tengah makin terbatasnya lahan.
"Selanjutnya, tingkat kesejahteraan secara global yang berpengaruh terhadap permintaan pangan berkualitas, kesetaraan dan inklusivitas dalam seluruh aktivitas perusahaan, hingga transformasi bisnis ramah lingkungan," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




