LPCK Targetkan Pertumbuhan Prapenjualan, LPKR Terimbas Positif
Rabu, 6 April 2022 | 18:23 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), berhasil membukukan pendapatan prapenjualan Rp1,23 triliun di tahun 2021.
Pencapaian tersebut, naik 21% year on year (yoy) dari realisasi pada tahun 2020 yang sebesar Rp1,02 triliun. Pertumbuhan penjualan LPCK ini, berimbas positif kepada kinerja LPKR sebagai induk usaha yang memegang 84% saham LPCK.
LPCK juga menetapkan target prapenjualan Rp1,4 triliun pada tahun 2022 dengan kontribusi utama berasal dari penjualan residensial dan komersial.
Manajemen LPCK menerapkan sejumlah strategi seperti meluncurkan klaster baru rumah tapak dengan harga terjangkau di Waterfront Estates, meluncurkan dan meningkatkan penjualan produk komersial untuk mendukung pertumbuhan wilayah tersebut juga menciptakan basis ekonomi baru, serta menjalankan strategi segmentasi industri.
CEO LPKR, John Riady sendiri menyampaikan optimismenya terkait dengan industri properti yang dipercaya semakin cerah ke depannya, setelah menunjukkan pemulihan pada tahun 2021.
"Kami melihat dua sektor yang masih bertumbuh meski di tengah pandemi Covid-19 yaitu rumah tapak dan logistik yang bertumbuh karena terdorong industri e-commerce," kata John Riady dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (6/4/2022).
John mengatakan, di kawasan industri Lippo Cikarang, sekitar 20% hingga 30% pembeli mengembangkan lahan untuk kebutuhan pergudangan. Selanjutnya, pertumbuhan properti logistik juga didorong oleh kenaikan permintaan atas warehouse atau pergudangan.
"Pendapatan prapenjualan LPKR juga ditopang oleh LPCK melalui penjualan tanah industri, komersil, dan proyek rumah tapak Waterfront Estates," kata ."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




