Keran Dibuka, Harga Minyak Mentah Kembali Turun
Kamis, 7 April 2022 | 05:15 WIB
Texas, Beritasatu.com - Harga minyak mentah berjangka turun pada penutupan hari Rabu (6/4/2022) menyusul kenaikan mengejutkan dalam stok minyak mentah AS dan setelah berita bahwa negara-negara konsumen besar juga akan melepaskan minyak dari cadangan masing-masing dalam rangka melawan kekhawatiran pasokan.
Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) akan melepaskan 120 juta barel dari cadangan strategis, termasuk 60 juta dari Amerika Serikat, menurut dua sumber yang mengetahui rencana tersebut. Komitmen 60 juta AS itu adalah bagian dari rencana Washington untuk melepaskan satu juta barel per hari selama enam bulan ke depan dengan total kasar 180 juta barel.
Minyak mentah berjangka Brent turun 5,22% menjadi $101,07 per barel. Minyak mentah AS WTI ditutup 5,6% lebih rendah pada $96,23 per barel.
Baca Juga: Kekhawatiran Covid-19 Memicu Koreksi Harga Minyak Mentah
Pasar minyak mentah telah mengalami volatilitas selama berminggu-minggu, dengan harga melonjak karena kekhawatiran pasokan setelah invasi Rusia ke Ukraina dan sanksi terhadap Moskow oleh Amerika Serikat dan sekutunya.
Akhir-akhir ini harga minyak melemah menyusul rilis cadangan bersama dengan ekspektasi bahwa permintaan di Tiongkok akan turun karena pandemi yang bangkit kembali telah mendorong lockdown kota-kota, termasuk Shanghai.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




