Analis Sebut Pendapatan LPKR di 2021 Lampaui Proyeksi Pasar
Rabu, 20 April 2022 | 18:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), perusahaan real estat dan layanan kesehatan terkemuka di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatan, membukukan pendapatan Rp 16,53 triliun pada 2021, tumbuh 38% YoY (year on year) dari Rp11,96 triliun pada tahun 2020.
Analis PT Mandiri Sekuritas, Robin Sutanto dalam riset terbarunya menyampaikan, realisasi pendapatan LPKR di tahun 2021 merefleksikan 113% target konsensus yang memprediksi pendapatan sebesar Rp 14,58 triliun.
"Pendapatan LPKR di tahun 2021 yang mencapai nilai Rp 16,53 triliun melampaui proyeksi konsensus analis Rp 14,58 triliun," papar Robin dalam keterangannya, Rabu (20/4/2022).
Robin juga memprediksi fundamental permintaan properti akan tetap solid pada tahun 2022 seiring dengan hadirnya sejumlah insentif seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang berlaku hingga September 2022, perpanjangan kebijakan uang muka 0% hingga akhir Desember 2022, dan masih terjaganya bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).
Sementara itu, CEO LPKR, John Riady menyatakan, kemajuan industri properti yang merupakan salah satu lokomotif ekonomi nasional juga didukung oleh regulasi serta insentif dari pemerintah.
"Suku bunga kredit pemilikan hunian juga mengalami penurunan sehingga turut mendorong minat pembelian melalui KPR. Dari sisi pasar, stimulus pemerintah untuk industri properti membuat konsumen lebih percaya diri untuk membeli properti," ujarnya.
Selain bisnis di sektor properti hunian dan layanan kesehatan, tambah John Riady, perseroan juga melihat peningkatan kinerja mal, hotel, dan bisnis LPKR lainnya pada akhir tahun 2021.
"Saat ini, kami berada di posisi yang baik untuk mengembangkan hasil 2021 dalam melangkah menuju tahun 2022," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




