ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Hari Kartini

Sri Mulyani: Emansipasi Ciptakan Nilai Tambah US$ 28 Triliun

Kamis, 21 April 2022 | 12:09 WIB
H
FB
Penulis: Herman | Editor: FMB
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Bincang Kartini Masa Kini - G20: Women in Inclusive Economy, 21 April 2022.
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Bincang Kartini Masa Kini - G20: Women in Inclusive Economy, 21 April 2022. (Beritasatu.com/Herman)

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendorong adanya kesempatan yang sama antara laki-laki dalam perempuan (emansipasi) dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial, ekonomi, politik, dan lainnya. Dengan adanya kesempatan yang sama, dunia akan mendapatkan nilai tambah manfaat yang besar hingga mencapai US$ 28 triliun pada 2025.

"Sebuah studi yang dilakukan McKinsey menunjukkan, apabila di dunia ini perempuan-perempuan diberikan kesempatan yang sama, laki-laki dan perempuan mampu memiliki kontribusi yang sama, dunia akan mendapatkan apa yang disebut nilai tambah manfaat hingga mencapai US$ 28 triliun, itu hampir lebih dari 20 kali GDP Indonesia atau 26% ekonomi dunia akan jauh lebih besar," kata Sri Mulyani dalam acara Bincang Kartini Masa Kini - G-20: Women in Inclusive Economy, Kamis (21/4/2022).

Sri Mulyani menyampaikan, dengan memberikan kesempatan yang sama pada perempuan, hal itu tidak hanya memberikan manfaat kepada perempuan supaya menjadi manusia yang punya kepercayaan diri dan memiliki peranan yang optimal, tetapi juga sebagai sebuah investasi perubahan yang besar.

Baca Juga: Hari Kartini: Kaum Perempuan Masih Terbelenggu Stigma

ADVERTISEMENT

"Perempuan, apabila mereka memiliki pendidikan dan kepercayaan diri yang baik, dia akan membuahkan keluarga, terutama anak-anaknya juga akan memiliki kesempatan untuk berkembang secara maksimal. Karena perempuan berbeda dengan laki-laki secara biologis, perempuan ditakdirkan untuk bisa melakukan reproduksi, mengandung dan melahirkan anak-anak. Ini artinya dia memiliki peranan pertama," kata Sri Mulyani.

Mengutip istilah Kartini, Sri Mulyani mengatakan perempuan adalah sekolah pertama yang sangat menentukan bagi anak-anaknya atau generasi selanjutnya.

"Kalau perempuan ini berpendidikan, punya kepercayaan diri, punya pengetahuan, maka dia akan menjadi sekolah yang luar biasa penting dan berkualitas bagi anak-anaknya yang merupakan pembentukan awal dari generasi tersebut. Jadi betapa pentingnya kalau perempuan itu memiliki kemampuan, dia tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri, tetapi dia punya potensi yang bisa membangun sebuah generasi yang akan semakin baik," kata Sri Mulyani.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Berdayakan Generasi Muda Perempuan Indonesia

Berdayakan Generasi Muda Perempuan Indonesia

MULTIMEDIA
Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Hadirkan Harapan dan Pemberdayaan bagi Wanita Indonesia

Melanjutkan Semangat Kartini, Jasa Raharja Hadirkan Harapan dan Pemberdayaan bagi Wanita Indonesia

EKONOMI
UU PPRT Disahkan, Kado Hari Kartini bagi Pekerja Rumah Tangga

UU PPRT Disahkan, Kado Hari Kartini bagi Pekerja Rumah Tangga

NASIONAL
Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga, Pertamina Sebar 118.000 Paket Sembako

EKONOMI
Batu Secret Zoo Rayakan Ultah Gajah Bernama Diah pada Hari Kartini

Batu Secret Zoo Rayakan Ultah Gajah Bernama Diah pada Hari Kartini

JAWA TIMUR
Kartini Modern, Kades Cantik Sukses Angkat Ekonomi Mojokerto

Kartini Modern, Kades Cantik Sukses Angkat Ekonomi Mojokerto

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon