Harga Minyak Mentah Naik, Pasar Masih Volatil
Jumat, 22 April 2022 | 07:31 WIB
Texas, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia diperdagangkan lebih tinggi pada Jumat pagi (22/4/2021) perdagangan di Asia. Harga emas hitam awal pekan ini berada di bawah tekanan berkurangnya pasokan dari Libya dan potensi menurunnya permintaan karena melambatnya pertumbuhan ekonomi global.
Harga minyak mentah berjangka Brent naik 0,32% menjadi $108,68 per barel. Minyak mentah berjangka WTI AS naik 0,29% menjadi $104,09 per barel.
Analis mengatakan volatilitas pasar kemungkinan akan meningkat lagi segera, dengan Uni Eropa masih mempertimbangkan larangan minyak Rusia.
Baca Juga: Stok AS Berkurang, Harga Minyak Mentah Dunia Menguat
Libya, anggota OPEC, pada hari Rabu mengatakan negara itu kehilangan lebih dari 550.000 barel per hari produksi minyak karena blokade di ladang utama dan terminal ekspor.
Prospek permintaan di Tiongkok terus membebani pasar, tetapi importir minyak terbesar dunia itu perlahan-lahan melonggarkan pembatasan ketat Covid-19 yang telah memukul aktivitas manufaktur dan rantai pasokan global.
Negara-negara pengekspor dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia, bersama-sama disebut OPEC+, berjuang untuk memenuhi target produksi mereka dan dengan stok minyak mentah AS turun tajam dalam pekan yang berakhir 15 April.
Delapan minggu setelah Rusia melancarkan invasi ke Ukraina, negara-negara Uni Eropa sedang mengevaluasi cara untuk mengimbangi larangan minyak Rusia, tetapi belum ada keputusan yang dibuat mengenai paket sanksi keenam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




