ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

3 PLTMH Terregra Senilai Rp 1,2 Triliun Groundbreaking Juni

Rabu, 11 Mei 2022 | 09:51 WIB
FI
WP
Penulis: Frans Imung | Editor: WBP
Penandatanganan SSA (Share Subscription Agreement) antara Strategic Partner dengan PT Terregra Asia Energy Tbk.
Penandatanganan SSA (Share Subscription Agreement) antara Strategic Partner dengan PT Terregra Asia Energy Tbk. (Dokumen TGRA)

Jakarta, Beritasatu.com- Perusahaan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) akan segera merealisasikan rencana groundbreaking 3 proyek PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Microhydro). Aksi korporasi ini diharapkan sudah bisa direalisasikan sebelum akhir Juni tahun ini, dengan target penyelesaian konstruksi selama 24 bulan.

"Total estimasi investasi untuk 3 PLTMH tersebut diindikasikan mencapai Rp 1,2 triliun atau US$ 85,12 juta," ujar Chief Financial Officer sekaligus Corporate Secretary PT Terregra Asia Energy Tbk, Daniel Tagu Dedo.

Baca Juga: Subsidi PLTMH Disiapkan Rp 520 Miliar

Kepastian rencana investasi diperoleh setelah Terregra Asia Energy dan tiga anak usaha pengelola mencapai kesepakatan dengan investor internasional yang menjadi strategic partner. Proses due diligence dengan investor strategis sudah berlangsung sejak April 2021 hingga Januari 2022. Proses ini didampingi salah satu firma hukum internasional, yang dibantu afiliasinya di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Kesepakatan dengan investor internasional sebagai strategic partner dicapai pada akhir Januari 2022. Kesepakatan dengan investor strategis menjadi salah satu prasyarat untuk memasuki tahapan realisasi rencana pembiayaan.

Setelah tercapai kesepakatan dengan investor strategis, pemegang saham perseroan menugaskan Direktur Utama TGRA Djani Sutedja dan direksi tiga anak usaha untuk menindaklanjuti hasil kesepakatan. Salah satu mandat pemegang saham dalam kaitan dengan investor strategis adalah menindalanjuti rencana penerbitan saham baru pada 3 anak.

"Untuk sementara nama investor strategis belum bisa kami buka. Sedangkan porsi saham yang diterbitkan untuk investor tersebut sebesar 50% dari saham existing pada masing-masing anak perusahaan. Sehingga komposisi saham akan menjadi 50% untuk new investor dan 50% existing shareholders," ujar Daniel Tagu Dedo kepada investor.id.

Baca Juga: Terapkan PLTMH di Pulau Sumba, PLN Hemat Rp 10 Miliar

Sementara itu, rencana pembangunan 3 pembangkit PLTMH yang menelan biaya sekitar Rp 1,2 triliun terletak di wilayah Sumatera Utara. Tiga pembangkit dimaksud meliputi PLTMH SISIRA dengan kapasitas 2x4.9MW, PLTMH Batang Toru-3 berkapasitas 2x5MW, dan PLTMH Batang Toru-4 berkapasitas 2x5MW.

Setelah pembangunan, menurut Daniel Tagu Dedo, sumbangan dari 3 pembangkit baru sebesar 29,8 MW. Adapun 3 PLTMH pertama yang segera dibangun ini merupakan bagian dari 5 proyek PLTMH di Propinsi Sumatera Utara dan 2 proyek PLTA di Propinsi Nanggroh Aceh Darusalam dengan total kapasitas 510,8 MW.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon