ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Industri Konstruksi Dikuasai Pemain Besar

Senin, 21 Januari 2013 | 16:01 WIB
IA
B
Penulis: ID/ Eko Adityo Nugroho/ AYI | Editor: B1
Ilustrasi tukang bangunan. (Sumber: JG Photo/Afriadi Hikmal)
Ilustrasi tukang bangunan. (Sumber: JG Photo/Afriadi Hikmal)
Pasar konstruksi saat ini sebesar 85 persen dinikmati oleh kontraktor non-kecil yang berjumlah 13 dari total jumlah kontraktor
 
Kondisi struktur pasar dan industri konstruksi saat ini masih timpang karena lebih banyak dinikmati oleh kontraktor besar dibandingkan kontraktor kecil. Akibatnya persaingan usaha di pasar konstruksi skala kecil ketat.
 
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, seluruh jumlah kontraktor mencapai 182.800 badan usaha dengan rincian 87 persen berskala kecil, 12 persen menengah, dan 1 persen besar. Sedangkan pasar konstruksi saat ini sebesar 85 persen dinikmati oleh kontraktor non-kecil yang berjumlah 13 dari total jumlah kontraktor.
 
Adapun 15 persem pasar konstruksi lainnya diperebutkan oleh kontraktor kecil yang berjumlah 87 persen dari total. "Keadaan ini menyebabkan persaingan usaha di pasar konstruksi skala kecil menjadi sangat ketat," papar Djoko di Jakarta, Senin (21/1).
 
Di luar ketimpangan tersebut, sambung dia, pertumbuhan usaha jasa konstruksi ke depan sangat prospektif dan secara langsung akan berdampak positif bagi perekonomian nasional. Dengan demikian, bisnis konstruksi ke depan akan semakin menjanjikan karena ada kecenderungan peningkatan permintaan dari pembangunan infrastruktur.
 
Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Soeharsojo mengatakan, permasalahan ketimpangan tersebut dapat diatasi dengan rantai pasok, yakni kemitraan antara kontraktor besar, menengah, maupun kecil.
 
"Rantai pasok ini seperti pohon. Pohonnya itu kontraktor besar, sedangkan dahannya adalah kontraktor menengah, dan rantingnya kontraktor kecil," terang dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon