Lampaui Target 2021, Karabha Digdaya Bersiap Hadapi Endemi
Selasa, 14 Juni 2022 | 08:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban, memberikan arahan kepada jajaran Direksi PT Karabha Digdaya agar perusahaan yang 100% sahamnya dimiliki Kemenkeu bersiap menghadapi tren perubahan dari pandemi Covid-19 menjadi endemi.
"Supaya perseroan tetap bisa meningkatkan produktivitas kedua bisnisnya, baik golf maupun estate, di tengah munculnya peluang baru dimana terjadinya perubahan dari fase pandemi menjadi endemi," ujar Rionald dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (14/6/2022).
Baca Juga: Karabha Digdaya Dukung UMKM Cimpaeun Rambah Pasar Digital
Rionald menambahkan, peningkatan bisnis tersebut tetap harus diikuti oleh peningkatan kualitas pelayanan kepada golfer, maupun calon pembeli unit rumah dan ruko yang datang ke perusahaan.
Selain itu, Rionald Silaban meminta perseroan dalam menjalankan operasionalnya senantiasa melakukan mitigasi atas risiko-risiko yang timbul sehingga pengembangan bisnis dapat berjalan secara terukur.
"Perusahaan juga harus terus menerapkan praktik-praktik tata kelola yang baik atau good corporate governance dalam menjalankan kegiatan operasional, demi menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan terlaksana secara efektif," tegasnya.
Baca Juga: Jaga Pertumbuhan Usaha, Karabha Digdaya Optimalkan Bisnis Properti dan Lapangan Golf
Direktur Utama PT Karabha Digdaya, Arif Wiryawan, menyampaikan, selama tahun 2021 perusahaan berhasil melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2021.
"Kami dapat mencatatkan pencapaian kinerja keuangan yang sangat baik pada tahun 2021. Diantaranya, perolehan pendapatan yang lebih dari tahun 2020 maupun RKAP 2021," ujar Arif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




