ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pertamina Berencana Bangun 2 Kilang Minyak di Bontang

Rabu, 30 Januari 2013 | 15:52 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Pertamina.
Pertamina. (Pertamina)
"Presiden sudah bisikin bahwa akan dibangun kilang di Bontang sebesar 2 x 300 ribu barel per hari (bph) oleh Pertamina."

Bontang -
PT Pertamina (Persero) berencana membangun dua kilang minyak baru di Bontang, Kalimantan Timur. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan dengan pertimbangan tersedianya lahan pembangunan.

Gubernur Kalimantan Timur Awang Farouk mengatakan bahwa dirinya sudah diberi tahu oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahwa wilayah di bawah kewenangannya itu akan menjadi lokasi pembangunan dua kilang baru milik Pertamina.

"Presiden sudah bisikin bahwa akan dibangun kilang di Bontang sebesar 2 x 300 ribu barel per hari (bph) oleh Pertamina," kata dia usai meresmikan jaringan gas kota di Bontang, Rabu (31/1).

Dia menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan. Lahan milik Pertamina seluas 540 hektare sudah dipastikan pembebasannya. Begitu juga lahan milik pemerintah daerah sekitar 500 hektare - 600 hektare.

"Akan kita tambah lagi 1.000 hektar di daerah Marang Kayu," ujar Awang.

Sementara itu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswoutomo membenarkan adanya rencana pembangunan dua unit kilang baru ini. Awalnya, keduanya akan di bangung masing - masing 300 ribu bph di Banten, Jawa Barat dan Tuban, Jawa Timur. Tetapi dua lokasi ini batal dipilih karena ketiadaan lahan di Banten dan harga tanah yang naik sangat tinggi di Tuban akibat ulah spekulan.

"Kemudian dalam sidang kabinet terbatas di Kantor Pusat Pertamina, Presiden sudah mengarahkan bahwa kilang akan dibangun di tanah yang tersedia di Bontang," kata dia.

Menurutnya, peluang Bontang menjadi lokasi proyek sangat besar, yaitu di atas 60 persen. "Namun kepastian jadi atau tidak pembangunan kilang ini, kita masih harus menyelesaikan masalah teknis seperti insentif fiskal dan lainnya," tambah dia. (retno ayuningtyas - investor daily)

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon