Logo BeritaSatu

Apindo Minta Kebijakan Cuti Lahir 6 Bulan Dipertimbangkan

Selasa, 5 Juli 2022 | 13:15 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah dan DPR mempertimbangkan wacana pemberian cuti melahirkan selama 6 bulan yang diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA). Kebijakan ini dinilai akan berdampak kontraproduktif bagi pekerja wanita.

“Kami sudah surati kepada pemerintah dan DPR minta dipertimbangkan dengan berbagai aspek. Tentunya dengan pendalaman yang lebih luas kita bisa mengambil keputusan yang terbaik,” ucap Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani dalam konferensi pers secara hybrid di Kantor Apindo Jakarta pada Senin (4/7/2022).

Advertisement

Hariyadi mengungkapkan pihaknya sudah melakukan survei terbatas dan menerima beberapa masukan dari wanita di usia produktif. Hasil survei menunjukan bahwa periode cuti melahirkan 6 bulan terlalu lama. Perusahaan bisa menggantikan posisi wanita yang sedang cuti, sehingga timbul kekhawatiran bahwa mereka dapat kehilangan pekerjaan.

"Kalau mereka itu meninggalkan pekerjaan terlalu lama, mereka bisa kehilangan posisi. Jadi nanti kalau masuk, sudah digantikan lagi dengan orang lain," ungkap Ketua Apindo.

Bila ada penambahan cuti melahirkan dari 3 bulan menjadi 6 bulan, akan mempengaruhi kebijakan perusahaan dari sisi perekrutan. Perusahaan akan memandang bahwa mempekerjakan wanita di usia produktif akan berdampak kurang baik bagi kinerja perusahaan.

“Karena cost kan yang menanggung perusahaan. Nah, ini membuat perusahaan berpikir 'wah jangan ambil yang itu (wanita usia produktif)," kata Ketua Apindo.

Kebijakan ini merupakan bagian dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA). Menurutnya dari draf RUU yang dia miliki, naskah akademik untuk sampling masih kurang sekali. Pasalnya riset baru dilakukan pada satu perusahaan. “Kita harus lihat lagi sehingga mendapatkan gambaran lebih luas,” kata Hariyadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rayakan Hari Kemerdekaan, BRI Resmikan Menara BRILian

Menara BRILian yang bernuansa green and smart building ini dibangun di lahan seluas 8200 M2 berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

EKONOMI | 17 Agustus 2022

Astra Life Konsisten Lanjutkan Inovasi Layanan Digital

PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) resmi meluncurkan aplikasi mobile MyAstraLife sebagai upaya memperkuat inovasi pelayanan nasabah berbasis digital.

EKONOMI | 17 Agustus 2022

Cakep! Premi Asuransi Perjalanan Jasindo Tumbuh 565%

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencatatkan pertumbuhan 565% secara tahunan atau year on year (yoy) di lini bisnis asuransi perjalanan.

EKONOMI | 17 Agustus 2022

Digitalisasi BPR, Komunal Luncurkan Fitur E-Deposito

DepositoBPR by Komunal meluncurkan fitur terbaru E-Deposito untuk mendukung seluruh BPR semakin maju secara digital.

EKONOMI | 17 Agustus 2022

HUT Ke-77 RI, BTN Tawarkan KPR Edisi Khusus Kemerdekaan

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memiliki cara tersendiri untuk memperingati HUT ke-77 RI.

EKONOMI | 17 Agustus 2022

Pangdam XIV Hasanuddin Jamin Stabilitas Keamanan Smelter Nikel CNI Group

Menurut Mayjen TNI Andi Muhammad, proyek smelter nikel CNI Group wajib untuk dilindungi karena proyek ini didukung penuh oleh negara.

EKONOMI | 17 Agustus 2022

SIG Resmikan Bantuan Pembangunan Masjid di Gresik

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meresmikan bantuan pembangunan taman pendidikan al-qur'an dan renovasi masjid.

EKONOMI | 17 Agustus 2022

Menteri Airlangga Dorong Japnas Kembangkan Beragam Industri Usaha

Airlangga Hartarto mengatakan berbagai upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi membutuhkan seluruh stakeholder, termasuk Japnas.

EKONOMI | 17 Agustus 2022

Kenakan Baju Rote ke Istana, Erick: Sejalan Presidensi G-20

Erick menyebut pakaian adat Pulau Rote memiliki pesan kuat yang selaras dengan upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi.

EKONOMI | 17 Agustus 2022

Kenaikan Harga BBM Kerek Inflasi, Seberapa Besar Dampaknya?

Harga BBM berpotensi mengerek inflasi sehingga ini yang kemudian dikhawatirkan justru akan berdampak terhadap kenaikan harga barang lain.

EKONOMI | 17 Agustus 2022


TAG POPULER

# Prabowo Subianto


# Ferdy Sambo


# Polisi Pengedar Narkoba


# Sekolah Lapang


# Puan Maharani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi pada 17 Agustus 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi pada 17 Agustus 2022

NEWS | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings