ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ditopang Produk Ramah Lingkungan, Laba Satyamitra Naik 46%

Minggu, 28 Agustus 2022 | 18:32 WIB
MF
WP
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: WBP
Emiten kemasan karton yakni PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL).
Emiten kemasan karton yakni PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL). (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - Emiten kemasan karton yakni PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) hingga semester I 2022 kantongi laba bersih sebesar Rp 59,57 miliar, melonjak 46% dari Rp 40,90 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Investor Daily, kenaikan laba bersih diperoleh berkat peningkatan penjualan 17,5% menjadi Rp 1,14 triliun.

Baca Juga: Jualan Moncer, Satyamitra Kemas Lestari Bagi Dividen Rp 41 miliar

Presiden Direktur Satyamitra Kemas Lestari Ang Kinardo mengatakan, selain peningkatan penjualan, kenaikan laba bersih didapatkan dari pendapatan lain-lain sebesar Rp 18,48 miliar dibanding Rp 6,29 miliar pada periode sebelumnya.

ADVERTISEMENT

"Pendapatan perseroan ditambah dari laba selisih kurs sebesar Rp 4,82 miliar dibandingkan sebelumnya yang sebesar Rp 776 juta," jelasnya dalam keterangan resmi, Minggu (28/8/2022).

Ang melanjutkan, peningkatan penjualan diraih berkat karakter produk-produk kemasan Satyamitra Kemas Lestari yang tergolong ramah lingkungan. "Kecenderungan peningkatan minat masyarakat dunia, dan khususnya Indonesia terhadap bisnis berkelanjutan turut membantu peningkatan penjualan kemasan kertas berbahan baku karton atau kertas cokelat hasil daur ulang yang diproduksi perseroan," ujarnya.

Dengan hasil cemerlang pada semester pertama 2022, perseroan optimistis akan mencapai target yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Untuk diketahui, tahun ini perseroan menetapkan kenaikan pendapatan 15% menjadi Rp 2,4 triliun. "Maka dari itu, perseroan tidak akan mengendurkan upaya untuk meraih kinerja lebih baik lagi," kata dia.

Baca Juga: Dukung Wonderful Indonesia, KitKat Luncurkan Kemasan Khusus

Salah satu upaya yang dilakukan Satyamitra Kemas Lestari yakni dengan melakukan efisiensi. Dalam hal ini, perseroan diketahui tengah berencana memasang solar panel yang diharapkan dapat menghemat biaya listrik hingga 8%dan mencapai target zero emission.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon