Era Post Truth: Persepsi Lebih Penting Dibanding Realitas
Senin, 5 September 2022 | 19:15 WIB
Bogor, Beritasatu.com - Di Indonesia, individu ataupun sebuah instansi bisa runtuh karena isu yang berkembang di masyarakat. Padahal, belum tentu isu tersebut terbukti kebenarannya. Pada era post truth seperti saat ini persepsi menjadi hal yang lebih penting ketimbang realitas yang ada.
"Dalam konteks komunikasi, isu itu muncul karena persepsi dan persepsi itu lebih penting dari realitas," kata Firsan Nova, CEO Nexus RMSC, dalam acara Stadium General di STIS Al Wafa, Bogor, Senin (5/9/2022).
Acara bertajuk "The Power of Issue Industry" itu digelar di Auditorium Utama STIS Al-Wafa dan dihadiri oleh segenap sivitas akademika. Melihat pentingnya pemahaman manajemen isu berbagai instansi, Firsan mengatakan bahwa kunci utama dalam mengelola isu adalah menciptakan opini publik. Opini yang diangkat itu lambat laun akan mampu mengubah pikiran seseorang.
"Secara garis besar, mengganti opini publik itu lebih sulit daripada menciptakan fakta yang sudah ada," lanjut Firsan.
Ia melanjutkan, saat ini, kita masuk ke dalam post-truth era. Semua isu biasa diserap dengan mudah tanpa adanya proses verifikasi dan itu sangatlah berbahaya. Dengan adanya kemudahan akses informasi melalui media online, seseorang bisa dengan mudah membagikan isu tanpa diketahui kebenarannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




