ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

FAO Dukung Indonesia Kembangkan Budidaya Berkelanjutan

Selasa, 6 September 2022 | 18:55 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Menteri Kelautan dan Perikanan Trenggono dalam pertemuan bilateral dengan Dirjen FAO Qu Dongyu di Roma, Italia, Senin, 5 September 2022.
Menteri Kelautan dan Perikanan Trenggono dalam pertemuan bilateral dengan Dirjen FAO Qu Dongyu di Roma, Italia, Senin, 5 September 2022. (istimewa)

Roma, Beritasatu.com - Langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangkan budidaya berkelanjutan yang ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan dan meningkatkan produksi perikanan nasional mendapat dukungan dari Badan Pangan Dunia (Food and Agricultural Organization/FAO).

Menurut FAO, upaya ini akan berkontribusi pada ketahanan pangan global yang diprediksi terus meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Kementerian Kelautan dan Perikanan Targetkan PDB Perikanan Tumbuh 5-6%

"Salah satu dari strategi Ekonomi Biru KKP adalah pengembangan budidaya ramah lingkungan, khususnya untuk komoditas udang, lobster, kepiting, rumput laut, dan ikan-ikan dengan nilai ekonomi tinggi seperti kerapu dan kakap," ujar Menteri Trenggono dalam pertemuan bilateral dengan Dirjen FAO Qu Dongyu di Roma, Italia, Senin (5/9/2022) sore waktu setempat.

ADVERTISEMENT

Kebijakan budidaya berkelanjutan ini, sambungnya, juga bertujuan untuk mengurangi kegiatan penangkapan ikan di laut, terutama untuk jenis-jenis ikan tertentu. Dengan demikian nelayan tidak lagi bergantung pada hasil tangkapan sebagai satu-satunya sumber penghasilan, dan populasi ikan di laut tetap terjaga.

Untuk memperkuat kebijakan budidaya berkelanjutan, Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan juga mendorong penggunaan pakan yang tidak merusak lingkungan dan menggantinya dengan bahan baku nabati. Contoh yang telah dilakukan adalah menggunakan magot sebagai bahan baku pakan.

Baca Juga: FAO Bangga Indonesia Berhasil Capai Swasembada Beras

"Inovasi terus kami lakukan untuk menghadirkan pakan yang ramah lingkungan. Ini sangat penting karena bahan baku pakan saat ini sebagian besar masih bergantung pada hasil laut, sementara tujuan mengembangkan budidaya di antaranya untuk mengurangi tangkapan di laut," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gibran Pastikan Kesiapan KNMP Margasari untuk Dongkrak Ekonomi Nelayan

Gibran Pastikan Kesiapan KNMP Margasari untuk Dongkrak Ekonomi Nelayan

EKONOMI
65 Kampung Nelayan Merah Putih Rampung dan Siap Beroperasi pada 2026

65 Kampung Nelayan Merah Putih Rampung dan Siap Beroperasi pada 2026

EKONOMI
KKP Segel Pulau Umang di Pandeglang Seusai Viral Dijual Rp 65 Miliar

KKP Segel Pulau Umang di Pandeglang Seusai Viral Dijual Rp 65 Miliar

BANTEN
Kementerian Kelautan dan Perikanan Akui Terjadi Kenaikan Harga Ikan

Kementerian Kelautan dan Perikanan Akui Terjadi Kenaikan Harga Ikan

EKONOMI
Diserang Isu Dana Kapal, Trenggono Cuma Tersenyum

Diserang Isu Dana Kapal, Trenggono Cuma Tersenyum

NASIONAL
Lapor Prabowo, Trenggono: Progres Kampung Nelayan Tembus 50 Persen

Lapor Prabowo, Trenggono: Progres Kampung Nelayan Tembus 50 Persen

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon