ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

FAO Dukung Indonesia Kembangkan Budidaya Berkelanjutan

Selasa, 6 September 2022 | 18:55 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Menteri Kelautan dan Perikanan Trenggono dalam pertemuan bilateral dengan Dirjen FAO Qu Dongyu di Roma, Italia, Senin, 5 September 2022.
Menteri Kelautan dan Perikanan Trenggono dalam pertemuan bilateral dengan Dirjen FAO Qu Dongyu di Roma, Italia, Senin, 5 September 2022. (istimewa)

Dirjen Perikanan Budidaya KKP TB Haeru Rahayu menambahkan, dari pengembangan budidaya berkelanjutan tersebut, Pemerintah Indonesia salah satunya menargetkan produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton pada tahun 2024. Hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan udang dalam negeri serta pasar global.

"Khusus udang, strategi kami untuk meningkatkan produksi dimulai dari melakukan evaluasi tambak yang ada. Kemudian melakukan revitalisasi tambak tradisional, dan membangun tambak udang modelling berbasis kawasan. Saat ini semuanya sedang berjalan," ungkap Tebe -sapaan TB Haeru Rahayu.

Baca Juga: Menteri Trenggono Akan Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Sumbawa

Sementara itu, Dirjen FAO Qu Dongyu mengapresiasi langkah strategis Indonesia mengembangkan budidaya berkelanjutan. Indonesia sebagai negara kepulauan, menurutnya memiliki sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat besar, begitu juga dengan potensi sumber daya manusianya.

ADVERTISEMENT

Diakuinya, budidaya menjadi masa depan sektor perikanan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negara dan juga ketahanan pangan lokal maupun global. FAO memprediksi kebutuhan protein dunia akan meningkat hingga 70% pada tahun 2050 seiring bertambahnya populasi manusia.

Baca Juga: Jokowi Minta Budidaya Sorgum untuk Gantikan Impor Gandum

"Mari kita bahas lebih lanjut khususnya mengenai budidaya. Isu kelautan sangat luas, tapi budidaya adalah yang utama di sektor perikanan. FAO juga fokus pada aspek ekonomi, dan budidaya utamanya," ungkap Qu Dongyu.

Sebagai informasi, kunjungan Menteri Trenggono ke Roma, Italia dalam rangka menghadiri sidang Committee on Fisheries (COFI) ke-35 yang diselenggarakan oleh Badan Pangan Dunia pada 5 sampai 9 September 2022. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Trenggono menjadi ketua delegasi Indonesia.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Gibran Pastikan Kesiapan KNMP Margasari untuk Dongkrak Ekonomi Nelayan

Gibran Pastikan Kesiapan KNMP Margasari untuk Dongkrak Ekonomi Nelayan

EKONOMI
65 Kampung Nelayan Merah Putih Rampung dan Siap Beroperasi pada 2026

65 Kampung Nelayan Merah Putih Rampung dan Siap Beroperasi pada 2026

EKONOMI
KKP Segel Pulau Umang di Pandeglang Seusai Viral Dijual Rp 65 Miliar

KKP Segel Pulau Umang di Pandeglang Seusai Viral Dijual Rp 65 Miliar

BANTEN
Kementerian Kelautan dan Perikanan Akui Terjadi Kenaikan Harga Ikan

Kementerian Kelautan dan Perikanan Akui Terjadi Kenaikan Harga Ikan

EKONOMI
Diserang Isu Dana Kapal, Trenggono Cuma Tersenyum

Diserang Isu Dana Kapal, Trenggono Cuma Tersenyum

NASIONAL
Lapor Prabowo, Trenggono: Progres Kampung Nelayan Tembus 50 Persen

Lapor Prabowo, Trenggono: Progres Kampung Nelayan Tembus 50 Persen

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon