ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ekonom: Rights Issue Bank Syariah Indonesia Dorong Likuiditas Saham

Kamis, 8 September 2022 | 12:12 WIB
NL
FB
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: FMB
Ekonom, Analis, dan Pendiri LBP Enterprises, Lucky Bayu Purnomo
Ekonom, Analis, dan Pendiri LBP Enterprises, Lucky Bayu Purnomo (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Ekonom dan Praktisi Pasar Modal, Lucky Bayu Purnomo menilai rights issue PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI (BRIS) akan meningkatkan likuiditas saham perusahaan.

Rencananya, BRIS akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 6 miliar saham baru pada Kuartal IV – 2022, setelah terlebih dulu meminta persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), yang digelar 23 September 2023 mendatang.

Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB hingga efektifnya pernyataan pendaftaran adalah tidak lebih dari 12 bulan.

"BRIS memiliki kapitalisasi pasar yang besar sehingga perusahaan akan menghadapi banyak tantangan karena harga sahamnya tidak bersifat volatilitas. Untuk mendorong volatilitas lebih tinggi, rights issue menjadi salah satu solusi," kata Lucky di Jakarta, Kamis (8/9/2022).

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Bank Syariah Indonesia Targetkan KPR Tumbuh 10% di 2022

Ia mengatakan, hadirnya saham baru akan menciptakan ruang penawaran bagi investor untuk memiliki saham, sehingga akan meningkatkan jumlah saham beredar. Penerbitan saham baru, lanjutnya, dapat dilakukan pada tahun ini.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Milad ke-5, BSI Gelar

Milad ke-5, BSI Gelar "Langkah Emas" Ajak Masyarakat Bangun Generasi Sehat dan Merdeka Finansial

LIFESTYLE
Aplikasi BYOND BSI Lumpuh, Pengguna Keluhkan Layanan

Aplikasi BYOND BSI Lumpuh, Pengguna Keluhkan Layanan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon