Miss Indonesia 2022 Siap Digelar 15 September Diikuti 37 Finalis
Minggu, 11 September 2022 | 13:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ajang beauty pageant atau kompetisi kecantikan bergengsi di Tanah Air, yakni Miss Indonesia, akhirnya kembali digelar tahun ini setelah sempat vakum dua tahun terakhir akibat pandemi Covid-19. Tahun ini, penyelenggaraan Miss Indonesia 2022 memasuki yang ke-17 kalinya, dan akan diikuti 37 wanita cantik dari 37 provinsi di Tanah Air.
Para wanita cantik tersebut akan bertarung memperebutkan gelar Miss Indonesia 2022, di mana malam puncaknya akan berlangsung pada 15 September 2022 di Studio RCTI+, Jakarta.
Demikian diungkapkan Chairwoman of Miss Indonesia Organization, Liliana Tanoesoedibjo, dalam jumpa pers secara virtual Sabtu (10/9/2022).
"Menjadi kebahagiaan bagi kami, Yayasan Miss Indonesia, karena dapat kembali menyelenggarakan ajang kecantikan yang ditunggu-tunggu wanita Indonesia, yakni Miss Indonesia 2022," kata Liliana.
Dengan segala tantangan yang muncul akibat adanya pandemi Covid-19, lanjut Liliana, pihaknya berhasil melaluinya sehingga terpilih 37 finalis yang mewakili 37 provinsi Indonesia untuk memperebutkan gelar Miss Indonesia 2022.
"Pemenang Miss Indonesia 2022 nantinya berhak mewakili Indonesia di ajang kecantikan bergengsi tingkat dunia yakni Miss World," ungkap Liliana.
Dalam ajang Miss Indonesia 2022, para wanita cantik tersebut yang merupakan perwakilan 37 provinsi di Indonesia akan bersaing memperebutkan mahkota Miss Indonesia dan berkesempatan mengikuti ajang internasional Miss World 2022 yang akan diselenggarakan di Afrika Selatan.
"Dalam ajang ini, kita tak hanya akan mencari sosok wanita yang tidak hanya cantik, namun juga harus memiliki kriteria sebagai 'MISS' yakni M= Manner, I=Impressive, S=Smart, S=Social," sebut Liliana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




