Subsidi BBM Bisa Tembus Rp 700 T, Jokowi: Uangnya dari Mana?
Senin, 12 September 2022 | 15:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bila pemerintah tidak mengambil kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), total subsidi yang harus dikeluarkan hingga akhir tahun ini bisa mencapai Rp 700 triliun. Subsidi BBM sebesar itu tidak akan sanggup jika hanya ditopang oleh anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Demikian disampaikan Jokowi saat memberikan arahan dalam kegiatan pembahasan pengendalian inflasi dengan seluruh kepala daerah secara hibrida di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/9/2022).
Baca Juga: Moeldoko: Hentikan Polemik Kenaikan BBM
Awalnya, dalam pengarahan tersebut, Jokowi kembali mengingatkan semua negara dalam situasi yang tidak mudah. Hal ini mengingat setelah pandemi Covid-19 yang belum pulih benar, tiba-tiba diikuti dengan adanya perang yang menyebabkan krisis energi, krisis pangan, dan krisis keuangan atau krisis finansial.
"Sama juga di negara kita, urusan yang berkaitan dengan BBM, ini persis sama yang dialami oleh negara-negara lain," kata Jokowi.
Baca Juga: Luhut Akan Batasi Penjualan Mobil Ber-BBM, Ini Alasannya
Bahkan, lanjutnya, di beberapa negara harga BBM sudah berada di angka Rp 17.000 hingga Rp 30.000. Bahkan kenaikan harga gas di Eropa sekarang ini sudah mencapai enam kali lipat atau tujuh kali lipat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




