KLHK dan Mowilex Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Belitung
Senin, 12 September 2022 | 22:34 WIB
Belitung, Beritasatu.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengajak masyarakat Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melestarikan tanaman bakau karena memiliki banyak manfaat bagi alam dan kehidupan.
Meneruskan program penanaman pohon yang merupakan bagian dari program Mowilex Sustainability Initiative, PT Mowilex Indonesia kembali bekerja sama dengan Ditjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan KLHK.
Kegiatan peningkatan tutupan hutan dan lahan atau reforestasi ini kemudian menggandeng Hutan Kemasyarakatan (HKm) Seberang Bersatu yang mengelola ekowisata berbasis ekosistem mangrove dalam melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove kali ini di kawasan Belitung, Jumat (9/9/2022).
Baca Juga: KLHK Ajak Masyarakat Belitung Lestarikan Tanaman Bakau
Penanaman bibit pohon mangrove ini yang dilaksanakan secara swakelola/padat karya oleh kelompok perhutanan sosial sehingga meningkatkan kualitas dan kuantitas pemberdayaan masyarakat serta memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat.
Kegiatan kali ini merupakan penanaman ke-4 yang dilakukan oleh Mowilex bersama KLHK setelah sebelumnya melakukan penanaman di Purwakarta, Bali, dan Langkat (Sumatera Utara).
Mowilex menargetkan menanam hingga 50.000 bibit pohon bakau. Bibit pohon tersebut diharapkan menjadi bagian dari investasi dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi perubahan iklim.
Baca Juga: KLHK: Anggota G-20 Apresiasi RI Dorong Inisiatif Aksi Berbasis Laut
Direktur Marketing PT Mowilex Indonesia, Anna Yesito Wibowo, mengatakan, kerja sama Mowilex dengan KLHK untuk penanaman bibit pohon mangrove telah dimulai sejak 2020 dalam rangka peringatan 50 tahun Mowilex, dan berlokasi di Tukad Mati, Bali hingga Belitung.
"Kami memulai penanaman pohon dan khususnya mangrove di wilayah Tukad Mati, Bali pada tahun 2020. Kami memilih untuk fokus melakukan penanaman mangrove, karena mampu menyerap karbon lebih banyak dibandingkan pohon tropis lainnya. Dengan isu perubahan iklim yang terjadi, upaya penanaman mangrove kami anggap sebagai langkah tepat untuk dapat berkontribusi menurunkan karbon dimasa yang akan datang," ujar Anna dalam keterangan persnya, Senin (12/9/2022).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




