Maybank Komitmen Salurkan RM 50 M Pembiayaan Berkelanjutan di 2025
Selasa, 13 September 2022 | 09:41 WIB
Bali, Beritasatu.com - Grup Maybank telah memasang target untuk menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar RM 50 miliar pada tahun 2025.
Hal ini disampaikan oleh Dato’ Khairussaleh Ramli, Group President & Chief Executive Officer Maybank di kegiatan Hari Berkelanjutan yang digelar di Taman Bhagawan, Bali, Sabtu (27/8/2022).
"Sejalan dengan komitmen kami untuk menjadi pemimpin LST di tingkat regional, sebagaimana diuraikan dalam Rencana M25 kami, kami ingin mempromosikan dan menerapkan praktik keberlanjutan yang baik di seluruh lini operasi kami," ungkap Dato' Khairussaleh Ramli.
Grup Maybank melaporkan pihaknya telah memobilisasi lebih dari RM13,6 miliar dalam keuangan berkelanjutan di Tahun Anggaran 2021 dan RM10,3 miliar pada 30 Juni 2022 (Semester Pertama Tahun Anggaran 2022). Lebih dari 80% pembiayaan berkelanjutan di Semester Pertama Tahun Anggaran 2022 yang dimobilisasi berasal dari Malaysia dan Singapura, dengan sebagian besar pembiayaan korporasi ditujukan untuk sektor properti, infrastruktur, dan energi terbarukan.
Grup Maybank juga berkomitmen untuk meningkatkan kehidupan 1 juta rumah tangga di Asean pada tahun 2025. Hingga saat ini, upaya tersebut telah menjangkau 718.704 rumah tangga.
Baca Juga: Selamat! Ini Daftar Pemenang Maybank Marathon 2022
Pencapaian tersebut adalah hasil dari program-program tanggung jawab sosial Maybank Foundation seperti program Reach Independence and Sustainable Entrepreneurship (RISE), dan Maybank Women Eco-Weavers (MWEW) yang telah menjangkau 48.891 penerima manfaat.
Khairussaleh menjelaskan, inisiatif zakat Maybank telah berdampak pada lebih dari 52.840 penerima manfaat melalui program seperti Program Air Bersih dan Filter Air yang dijalankan oleh Etiqa, unit asuransi dan Takaful di bawah Grup Maybank. Etiqa telah mencatat 361.512 penerima manfaat.
Grup Maybank melalui pembiayaan kepemilikan rumah dan kendaraan juga telah memberikan manfaat bagi 255.461 pelanggannya yang kurang mampu. Tak hanya itu, Grup Maybank menargetkan tercapainya posisi netral karbon untuk emisi lingkup 1 dan 2 pada tahun 2030 dan posisi emisi karbon nol bersih pada tahun 2050.
Grup Maybank telah berhasil mengurangi 41.1% dari emisi Lingkup 1 dan 2 terhadap baseline 2019 dibandingkan dengan target pengurangan 40% untuk Tahun Anggaran 2022, dengan dimulainya Sertifikat Energi Terbarukan Malaysia dan peluncuran berbagai program efisiensi energi.
"Kami berupaya keras di dalam Grup dan dengan pemasok/vendor eksternal kami untuk lebih mempercepat upaya keberlanjutan kami dan meminimalkan dampak lingkungan dari operasi kami di seluruh rantai nilai. Selain itu, kami berkomitmen untuk menurunkan emisi yang dibiayai dari portofolio bisnis kami," jelas Dato’ Khairussaleh.
"Untuk itu, kami telah menetapkan garis acuan emisi pembiayaan terkait Lingkup 3 dan mulai merancang kerangka strategi transisi yang akan membentuk portofolio bisnis kami di masa depan dan target pengurangan emisi pembiayaan terkait dengan jadwal—bank pertama di Malaysia yang melakukannya," imbuhnya.
Terakhir, Grup Maybank menargetkan mencapai 1 juta jam per tahun dalam menerapkan praktik keberlanjutan dan memberikan 1.000 hasil terkait SDG yang signifikan pada tahun 2025. Untuk itu, Maybank menerapkan sejumlah kegiatan yang berpusat pada keberlanjutan tenaga kerja, bisnis pendukung, transparansi dan tata kelola, memberdayakan tenaga kerja perusahaan dan membangkitkan masyarakat.
Grup Maybank mencatat telah mencapai 2.485.006 jam keberlanjutan dengan memberdayakan karyawannya untuk berbuat baik melalui cuti sukarela dan cuti berkelanjutan sebulan per tahun bagi mereka yang ingin memulai proyek jangka panjang.
Baca Juga: Yang Ditunggu-tunggu! Maybank Marathon 2022 Resmi Dimulai
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




