ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Semen Baturaja Bidik Volume Penjualan 2,08 Juta Ton

Selasa, 13 September 2022 | 16:53 WIB
MF
FH
Penulis: Muhamad Ghafur Fadillah | Editor: FER
Ilustrasi Semen Baturaja
Ilustrasi Semen Baturaja (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Semen Baturaja Tbk (Persero) pada tahun ini menargetkan penjualan semen sebanyak 2.080.000 ton.

Direktur Utama Semen Baturaja Daconi menjelaskan, untuk mengejar target tersebut perseroan mengandalkan tiga strategi utama yang tergabung dalam cost leadership SMBRGO45.

"Pertama, melakukan penguatan efisiensi pada berbagai bidang seperti mengoptimalkan penggunaan batu bara kalori rendah, material alternatif dan juga bahan bakar alternatif," kata Daconi dalam paparan publik virtual, Selasa (13/9/2022).

Baca Juga: Kinerja Semen Baturaja Dinilai Masih Prospektif

ADVERTISEMENT

Kedua, perseroan melakukan penguatan channel penjualan melalui peningkatan kerja sama suplai semen curah kepada BUMN karya, perluasan coverage wilayah penjualan secara digital melalui e-commerce dan optimalisasi penjualan produk derivatif.

"Strategi ketiga, secara konsisten berupaya menciptakan SDM yang unggul dan profesional dengan mengembangkan sistem manajemen talenta," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Mukhamad Saifudin menjelaskan, target penjualan itu nantinya akan sebagian besar diperkirakan akan disumbang oleh 2 produk utama yakni produk semen tip Ordinary Portland Cement (OPC) dan Portland Composite Cement (PCC).

Baca Juga: Volume Penjualan Tumbuh 14%, Semen Baturaja Catat Laba

"Target penjualan ini tentunya akan menyesuaikan dengan demand yang ada, untuk daerah Sumatera Bagian Selatan demand ritel pada semen bag sekitar 90% hingga 91% dan sisanya semen adalah semen yang dijual dalam bentuk curah sebesar 9% hingga 10%. Selain itu, Semen Baturaja juga sudah mengembangkan produk lainnya seperti white clay dan mortar," ujarnya.

Daconi melanjutkan, dengan strategi yang dilakukan oleh Semen Baturaja diharapkan penjualan dapat bertumbuh lebih baik dari tahun lalu. Hal itu juga akan didukung dengan permintaan semen pada semester dua yang cenderung lebih besar, pun ditopang oleh percepatan proyek-proyek Strategis Nasional (PSN) salah satunya jalan Tol Trans Sumatera.

"Pascapandemi, pertumbuhan industri semen di Indonesia semakin membaik. Tercatat total demand semen nasional pada semester I 2022 mencapai 29.4 juta ton atau naik 1,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," kata dia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon