Jokowi Optimistis Teknologi Digital Jadi Solusi Krisis Pangan
Senin, 26 September 2022 | 09:40 WIB
Dikatakan, yang namanya urusan pangan tidak hanya seputar urusan beras semata, tetapi ada komoditas lainnya seperti sayur-mayur, sorgum, porang, kasava, sagu dan lain sebagainya.
"Pangan tidak hanya beras. Hati-hati. Ada sorgum, ada porang, ada kasava, ada sagu, dan lain-lain. Sehingga ini menjadi sebuah peluang besar dan target konsumen dari petani di ladang, dari nelayan di lautan, sampai masuk melompat ke dapurnya ibu-ibu rumah tangga. Peluangnya sangat besar sekali," kata Presiden Jokowi.
Oleh sebab itu, kata Presiden Jokowi, ada potensi besar bagi ekonomi digital Indonesia untuk tumbuh pesat dalam situasi memprihatinkan saat ini. Apalagi kini ekonomi digital Indonesia tumbuh pesat dan menjadi yang tertinggi di Kawasan Asia Tenggara.
"Pertumbuhannya melompat delapan kali lipat dari tahun 2020, kira-kira dari Rp 632 triliun akan menjadi Rp 4.531 triliun pada tahun 2030," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




