Kolaborasi MIND ID dengan Korporasi Inggris, Upaya Erick Diapresiasi
Rabu, 5 Oktober 2022 | 13:23 WIB
"Karena kita terbantu secara permodalan, teknologi, ahli kemudian risiko bisnis kita bisa minimal kan. Karena kita dengan bekerja sama dengan pelaku pada industri yang sama itu artinya kita sedikit mengurangi risiko kita secara bisnis," jelasnya.
Lanjut Rosdiana, kerja sama itu merupakan upaya strategis untuk kepentingan jangka panjang dalam mempersiapkan konversi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik yang lebih murah dan nyaman bagi masyarakat.
Baca Juga: Disebut Jadi "Kuda Hitam" 2024, Erick Thohir: Hasil Kerja Adalah Pencitraan Terbaik
"Mempersiapkan produksi mobil listrik dengan harga yang lebih affordable misalkan karena teknologi yang kita bisa share dengan perusahaan dari Inggris ini kemudian harga mobil listrik itu lebih affordable begitu bagi masyarakat kita," lanjutnya.
Lebih lanjut kata Rosdiana, jika nantinya hal itu bisa direalisasikan tentu harapannya adalah Indonesia menjadi pemain utama minimal di Kawasan Asia Tenggara.
"Ini akan menjadi salah satu cara kita untuk pemain utama di kawasan Asia tenggara seperti yang diinginkan oleh Erick Thohir tetapi salah satu yang terpenting adalah memang sudah seharusnya holding BUMN kita memang mencari kerjasama strategis yang itu penting untuk sektor-sektor energi kita di masa sekarang maupun di masa yang akan datang," ujar Rosdiana.
Selain itu, menurutnya kendaraan listrik ini dipercaya akan jauh lebih hemat energi antara 70% hingga 80% daripada kendaraan konvensional yang saat ini mengkonsumsi BBM.
"Kemudian juga ini akan membantu pemerintah untuk mempersiapkan mengenai ketahanan energi kita di masa yang akan datang," tuntasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




