SOE International Conference 2022
Tony Blair: Transformasi BUMN Membutuhkan Waktu 15-20 Tahun
Senin, 17 Oktober 2022 | 21:14 WIB
Bali, Beritasatu.com - Transformasi yang kini tengah dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mampu membawa perusahaan negara beraset US$ 630 miliar itu menjadi perusahaan sehat yang kontribusi besar kepada negara, asalkan dilakukan dengan disiplin dan terstruktur.
Pengalaman di berbagai negara menunjukkan, transformasi membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 tahun.
"Jika transformasi sukses dijalankan, BUMN akan memberikan kontribusi kepada negara dan membantu Indonesia menjadi salah satu negara dengan ekonomi terbesar di dunia," kata mantan PM Inggris, Tony Blair pada salah satu sesi diskusi SOE International Conference di Nusa Dua, Bali, Senin (17/10/2022).
Pada sesi yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, restrukturisasi BUMN sedang gencar dilakukan, antara lain lewat penutupan anak dan cucu perusahaan yang tidak berkinerja baik serta pembentukan holding dan subholding.
Untuk meningkatkan kinerja, BUMN perlu memperbaiki tata kelola, menjalin kerja sama saling menguntungkan dengan swasta, merestrukturisasi perusahaan dengan disiplin dan konsisten hingga meraih laba.
Setiap proyek yang digarap BUMN harus menerapkan tata kelola yang baik sebagaimana swasta.
Erick menegaskan, profitabilitas merupakan kewajiban bagi setiap BUMN agar mampu memberikan kontribusi kepada negara dan hidup berkelanjutan. BUMN dengan porsi penugasan yang lebih besar tetap harus meraih profit demi keberlanjutan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




