ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wika Beton Bidik Proyek di IKN Nusantara Rp 2,5 Triliun

Rabu, 19 Oktober 2022 | 15:28 WIB
M
FH
Penulis: Muawwan | Editor: FER
Satu dari tiga jetty atau pelabuhan milik Wika Beton di pabrik perseroan yang berlokasi di Lampung. Melalui, jetty tersebut memudahkan proses distribusi produk menuju lokasi proyek dengan menggunakan kapal laut.
Satu dari tiga jetty atau pelabuhan milik Wika Beton di pabrik perseroan yang berlokasi di Lampung. Melalui, jetty tersebut memudahkan proses distribusi produk menuju lokasi proyek dengan menggunakan kapal laut. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau Wika Beton mengincar perolehan kontrak proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sebesar Rp 2,5 triliun hingga 2024.

"Target kami sampai 2024 akan menargetkan perolehan kontrak proyek IKN Nusantara sebesar Rp 2,5 triliun," ucap Direktur Operasi dan Supply Chain Management, Taufik Dwi Wibowo dalam konferensi pers, Rabu (19/10/2022).

Menyoal target tersebut, Taufiq memperkirakan kontribusi yang paling besar akan diperoleh perseroan pada 2023 dan sebagian lagi diraih pada 2024 seperti jalan tol di Pulau Balang dan beberapa precast serta material untuk proyek gedung dan infrastruktur pendukung Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Menurut Taufik, pembangunan proyek IKN akan dikerjakan melalui tiga tahap. Tahap pertama, membangun infrastruktur dasar, selanjutnya membangun infrastruktur di luar KIPP, dan tahapan ketiga membangun KIPP seperti istana presiden-wakil presiden, dan gedung-gedung pemerintahan lainnya.

ADVERTISEMENT

Khusus untuk tahun ini, Wika Beton berpotensi mendapatkan kontrak proyek IKN sebesar Rp 150 miliar yang beberapa di antaranya sudah berhasil digenggam di tangan, sedangkan sisanya masih dalam proses negosiasi. Bahkan, dalam waktu dekat perseroan juga akan mendapatkan pesanan sebesar Rp 50 miliar untuk suplai material proyek jalan tol.

"Jadi yang tadi pembangunan infrastruktur di luar KIPP itu ruas tol sepanjang 73 kilometer. Insyaallah, bulan ini kami akan mendapatkan kontrak material ready mix dan material alam," tutur Taufik.

Lebih lanjut, kata Taufik, proyek-proyek yang perseroan incar di megaproyek IKN Nusantara ini bersifat multi produk yang bisa saja berasal dari produk precast dan material alam maupun produk jasa berupa jasa pemancangan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon