ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Psikolog: Kerumunan Massa Dapat Menimbukan Kepanikan

Kamis, 3 November 2022 | 20:08 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Kerumunan massa berdesak-desakan saat perayaan Halloween di Itaewon, Seoul, Korsel, Sabtu, 29 Oktober 2022 malam waktu setempat.
Kerumunan massa berdesak-desakan saat perayaan Halloween di Itaewon, Seoul, Korsel, Sabtu, 29 Oktober 2022 malam waktu setempat. (Koreaboo)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Ikatan Psikolog Klinis Wilayah DKI Jakarta Anna Surti Ariani mengatakan bahwa kerumunan massa dapat memunculkan dampak psikologis tertentu pada manusia, salah satunya adalah timbulnya rasa panik.

Tragedi Kanjuruhan, di Malang serta Tragedi Itaewon, Korea Selatan hingga pembatalan festival musik karena melebihi batas aman pengunjung berhubungan erat dengan membeludaknya kerumunan orang di suatu tempat dalam satu waktu.

Anna mengatakan kondisi yang penuh sesak dapat menyebabkan psikologis tertentu pada seseorang, salah satunya adalah rasa panik.

"Jadi kepanikan itu sebenarnya bukan menular, tapi tempat yang penuh itu menciptakan psikologis sendiri, tempat yang crowded itu memunculkan psikologis tertentu," ujar Anna saat berbincang di Jakarta, Kamis (3/11/2022).

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Anna menjelaskan saat berada dalam lokasi yang penuh orang, tanpa ruang gerak, dan sesak, secara psikologis seseorang akan merasa lebih terancam.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon