ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Rival Lama Mahathir Mohamad Beri Selamat ke Anwar Ibrahim

Jumat, 25 November 2022 | 14:11 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) dan anggota parlemen oposisi Anwar Ibrahim (kiri) berbaris di depan sebagai protes di depan gedung parlemen yang ditutup di Kuala Lumpur pada 2 Agustus 2021.
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) dan anggota parlemen oposisi Anwar Ibrahim (kiri) berbaris di depan sebagai protes di depan gedung parlemen yang ditutup di Kuala Lumpur pada 2 Agustus 2021. (AFP)

Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Politisi veteran Malaysia dan mantan pemimpin Mahathir Mohamad pada Jumat (25/11/2022) memberi selamat kepada rival lamanya Anwar Ibrahim dalam sebuah pesan di Twitter atas pengangkatannya sebagai perdana menteri Malaysia.

Perseteruan keduanya telah mendominasi politik Malaysia selama dua dekade terakhir. Anwar Ibrahim diangkat sebagai PM Malaysia oleh raja Malaysia pada hari Kamis (24/11/2022) setelah pemilu Malaysia tidak memunculkan pemenang yang dominan.

Anwar Ibrahim diperkirakan akan memulai diskusi tentang pembentukan kabinetnya saat ia mulai bekerja pada Jumat sebagai perdana menteri di saat yang sulit, dengan ekonomi yang melambat dan negara yang sangat terpecah setelah pemilu yang ketat.

Pria berusia 75 tahun itu dilantik sebagai perdana menteri pada hari Kamis, mengakhiri perjalanan politik tiga dekade dari anak didik pemimpin veteran Mahathir Mohamad menjadi pemimpin protes, seorang tahanan yang dihukum karena sodomi dan tokoh oposisi.

ADVERTISEMENT

Anwar Ibrahim, yang diangkat oleh raja Malaysia setelah pemilu mengatakan, rakyat Malaysia telah lama menunggu perubahan.

"Kami tidak akan pernah berkompromi dengan pemerintahan yang baik, gerakan antikorupsi, independensi peradilan, dan kesejahteraan rakyat Malaysia," katanya Kamis malam.

Penunjukan Anwar Ibrahim mengakhiri lima hari krisis pascapemilu yang belum pernah terjadi sebelumnya, tetapi dapat menyebabkan ketidakstabilan lebih lanjut dengan saingannya, mantan perdana menteri Muhyiddin Yassin, yang menantangnya untuk membuktikan mayoritasnya di parlemen.

Koalisi keduanya gagal memenangkan mayoritas dalam pemilihan hari Sabtu, tetapi raja konstitusional Malaysia, Raja Sultan Abdullah, menunjuk Anwar Ibrahim setelah berbicara dengan beberapa anggota parlemen.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Imbas Perang Iran, Malaysia Berlakukan WFH mulai 15 April

Imbas Perang Iran, Malaysia Berlakukan WFH mulai 15 April

INTERNASIONAL
Momen Akrab Prabowo Antar Pulang Anwar Ibrahim, Naik 1 Mobil ke Halim

Momen Akrab Prabowo Antar Pulang Anwar Ibrahim, Naik 1 Mobil ke Halim

INTERNASIONAL
Prabowo dan Anwar Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis RI-Malaysia

Prabowo dan Anwar Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis RI-Malaysia

INTERNASIONAL
Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Ingin Redakan Konflik Asia Barat

Prabowo dan PM Anwar Ibrahim Ingin Redakan Konflik Asia Barat

INTERNASIONAL
PM Malaysia Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta untuk Bertemu Prabowo

PM Malaysia Anwar Ibrahim Tiba di Jakarta untuk Bertemu Prabowo

INTERNASIONAL
Polisi Tutup Sejumlah Jalan Protokol Sambut Kunjungan PM Malaysia

Polisi Tutup Sejumlah Jalan Protokol Sambut Kunjungan PM Malaysia

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon