Cegah Insiden Itaewon Terulang di Tokyo, Wali Kota Minta Jauhi Kerumunan Pesta Halloween
Kamis, 5 Oktober 2023 | 17:06 WIB
Tokyo, Beritasatu.com – Wali Kota Tokyo meminta para pengunjung di kawasan distrik hiburan Shibuya untuk menjauhi pesta Halloween, karena khawatir terjadinya insiden kerumunan massa yang mematikan seperti di Itaewon, Korea Selatan pada tahun lalu.
Selain itu, imbauan menjauhi kerumunan di pesta Halloween juga untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19.
"Tahun ini, kami memperjelas, bahwa Shibuya bukanlah tempat untuk mengadakan pesta Halloween. Tolong, jangan datang ke area Shibuya untuk pesta Halloween," kata Wali Kota Ken Hasebe pada konferensi pers pada Kamis (5/10/2023).
Hasebe mengatakan, dia memahami bahwa Halloween adalah perayaan yang menyenangkan di seluruh dunia. Namun dia juga mencatat, kerumunan massa seperti yang telah menewaskan sekitar 160 orang yang merayakan Halloween tahun lalu di distrik Itaewon, Seoul, dapat terjadi di Shibuya.
"Kecelakaan fatal seperti Itaewon bisa terjadi di sini kapan saja," ujarnya.
Persimpangan Shibuya yang terkenal dijuluki scramble cross karena banyaknya pejalan kaki yang mencoba menyeberang, telah menjadi tujuan populer bagi penduduk dan wisatawan. Biasanya, pada hari Halloween, menarik banyak anak muda yang mengenakan kostum ke sana setiap tahunnya.
Jumlah pejalan kaki ke sana sempat menurun selama pandemi Covid-19. Namun, jalan-jalan di Shibuya kembali padat perayaan Halloween tahun lalu, dan pemerintah kota khawatir jumlah pengunjung tahun ini bisa lebih banyak lagi.
"Kami memiliki perasaan krisis yang kuat sehingga kami mungkin tidak dapat menjamin keselamatan dan keamanan penduduk dan pengunjung," katanya.
Distrik Shibuya telah meningkatkan jumlah penjaga keamanan dan pejabat untuk mengingatkan masyarakat tentang peraturan kota yang melarang konsumsi alkohol di dekat stasiun kereta, antara 27 Oktober dan 31 Oktober.
Selama periode tersebut, pembatasan lalu lintas juga akan diberlakukan pada malam dan dini hari.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Gencatan Senjata AS-Iran Buntu, Teheran Tolak Dialog
Macron Ajak Dunia Lepas dari AS, NATO Terancam Retak!
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Mirip Film, AS dan Iran Adu Cepat Temukan Pilot F-15E yang Jatuh




