ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Lihat Kim Jong-un Teteskan Air Mata Saat Memohon Hal Ini, Ibu-ibu Korea Utara Menangis Massal

Rabu, 6 Desember 2023 | 06:53 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Momen pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyeka air matanya.
Momen pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyeka air matanya. (YouTube.com/euronews)

Pyongyang, Beritasatu,com – Kim Jong-un terekam menangis saat memohon kepada ibu-ibu di Korea Utara untuk memiliki lebih banyak anak dan membesarkannya agar mereka mencintai negara.

Pemimpin Korea Utara itu terlihat menyeka air matanya dengan sapu tangan putih saat berpidato di depan ribuan wanita yang berkumpul pada pertemuan ibu-ibu nasional di Pyongyang.

Penonton yang hadir terutama kaum ibu di Korea Utara ikut menangis massal di sampingnya selama acara, yang merupakan acara pertama yang diadakan dalam 11 tahun terakhir di tengah meningkatnya kekhawatiran atas penurunan angka kelahiran di negara tertutup tersebut.

ADVERTISEMENT

“Menghentikan penurunan angka kelahiran dan memberikan perawatan dan pendidikan anak yang baik adalah urusan keluarga yang harus kita selesaikan bersama ibu kita,” kata Kim Jong-un, yang dilaporkan media Barat memiliki tiga anak.

Meskipun Korea Utara hanya mengungkapkan sedikit rincian mengenai tren populasinya, pemerintah Korea Selatan memperkirakan tingkat kesuburan di negara tersebut terus menurun selama dekade terakhir, yang akan menjadi kekhawatiran bagi rezim yang sangat bergantung pada tenaga kerja kasar dan dinas militer.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan pidato Kim Jong-un menandai pertama kalinya ia secara terbuka mengakui penurunan jumlah kelahiran di negaranya.

Menurut PBB dan Bank Dunia, tingkat kesuburan di Korea Utara berkisar antara 1,79-1,8 anak per perempuan sejak tahun 2020. Angka tersebut turun dari angka tertinggi 4,05 pada akhir tahun 1960-an menjadi di bawah 2,1 pada akhir tahun 1990-an, menyusul program pengendalian kelahiran pada tahun 1970-an dan 80-an yang memperlambat pertumbuhan populasi pascaperang dan kelaparan besar pada pertengahan tahun 1990-an yang diperkirakan telah menewaskan ratusan orang. ribuan orang.

Menurut laporan media pemerintah Korea Utara tahun ini, negara tersebut telah memperkenalkan serangkaian tunjangan bagi keluarga dengan tiga anak atau lebih, termasuk pengaturan perumahan gratis, subsidi negara, makanan gratis, obat-obatan dan perlengkapan rumah tangga, serta tunjangan pendidikan untuk anak-anak.

Kim Jong-un mengingatkan para ibu bahwa tugas revolusioner utama mereka adalah menanamkan kebajikan sosialis pada anak-anak mereka dan menanamkan kesetiaan kepada partai yang berkuasa dalam pidatonya.

“Kecuali seorang ibu menjadi komunis, mustahil baginya untuk membesarkan putra dan putrinya sebagai komunis dan mengubah anggota keluarganya menjadi revolusioner,” katanya seperti dikutip oleh kantor berita negara KCNA.

Pemimpin Korea Utara juga memperingatkan para orang tua untuk menghilangkan pengaruh asing terhadap pikiran anak-anak muda, dan memerintahkan mereka untuk mengirim anak-anak mereka melakukan kerja bagi negara untuk memperbaiki perilaku buruk yang bukan perilaku Korea Utara

Ucapan emosional Kim Jong-un tersebut bukanlah pertama kalinya ia secara terang-terangan menitikkan air mata di depan umum.

Pada tahun 2020, ia juga menangis ketika menyampaikan permintaan maaf yang jarang terjadi karena gagal membimbing negara tersebut melewati masa-masa ekonomi yang penuh gejolak pada awal pandemi.

Awal tahun ini, matanya berkaca-kaca saat menghadiri parade militer pada bulan Juli untuk memperingati 70 tahun berakhirnya Perang Korea.


 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon