PM Jepang Peringatkan Waspada Gempa dan Tsunami Susulan yang Lebih Kuat
Senin, 1 Januari 2024 | 17:35 WIB
Tokyo, Beritasatu.com - Di hari pertama tahun 2024, Jepang dilanda gempa kuat magnitudo (M) 7,6 yang memicu gelombang tsunami di sebagian pantai Laut Jepang pada Senin (1/1/2024). Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida dalam pidatonya mengeluarkan peringatan kepada warga untuk mewaspadai kemungkinan adanya gempa dan gelombang tsunami susulan yang lebih kuat.
Kishida meminta warga Jepang di kawasan gempa untuk mengikuti perintah evakuasi.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk prefektur pesisir Ishikawa, Niigata, dan Toyama. Peringatan evakuasi juga telah dikeluarkan untuk warga di kawasan tersebut.
Seorang pejabat JMA meminta warga waspada terhadap gempa yang lebih kuat dalam 2-3 hari ke depan, kata pejabat tersebut. Menurut dia, gempa susulan bisa terjadi dengan intensitas seismik 7 selama sekitar seminggu, terutama selama 2-3 hari ke depan, demikian dilaporkan kantor berita Reuters .
Sementara itu, layanan kereta api berkecepatan tinggi ke Ishikawa, prefektur yang paling dekat dengan pusat gempa, telah dihentikan. Selain itu, operator telekomunikasi Softbank dan KDDI melaporkan gangguan layanan telepon dan internet di Ishikawa dan Niigata.
Maskapai penerbangan Jepang ANA membatalkan empat pesawat yang menuju bandara di Toyama dan Ishikawa di udara setelah gempa terjadi. Sementara itu Japan Airlines membatalkan sebagian besar layanan penerbangan ke wilayah Niigata dan Ishikawa sepanjang sisa hari Senin ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




