ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menkominfo Bertemu Eks PM Inggris Tony Blair, Bahas Data Center hingga AI

Jumat, 19 April 2024 | 19:31 WIB
MS
MF
Penulis: Monique Handa Shafira | Editor: DIN
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budie Arie Setiadi bertemu Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair, Jumat, 19 April 2024.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budie Arie Setiadi bertemu Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair, Jumat, 19 April 2024. (Beritasatu.com/Monique Handa Shafira)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budie Arie Setiadi bertemu Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Toy Blair. Pertemuan yang berlangsung secara tertutup itu digelar di kantor Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (19/4/2024) pukul 16.00 WIB.

Budi mengatakan ada tiga pembahasan krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut, yakni menyangkut data center, starlink, connectivity, dan digital ID. Selain itu, mereka juga membahas soal kecerdasan buatan generatif atau generated artificial intelligence (AI).

“Kita berdiskusi mengenai hal tersebut dan yang tadi saya sampaikan juga beliau (Tony Blair) menyampaikan soal kekhawatiran mengenai generated AI,” tukas Budi kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

Menurut Budi, ada tiga komponen atau fundamental penting yang harus diperhatikan terkait AI, yakni aman, etik, dan saling percaya. Sementara, Budi menyebut saat ini Indonesia belum memiliki kerangka peraturan terkait AI, hanya sebatas surat edaran saja.

Untuk itu, dia meminta agar bisa bekerja sama menciptakan kerangka peraturan tersebut yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Kita juga minta support untuk bagaimana regulatory framework ini yang bisa diberlakukan di Indonesia sesuai dengan kebutuhan kita dan perkembangan AI ke depan,” ujarnya.

Wamenkominfo, Nezar Patria menambahkan, pertemuan ini merupakan pertemuan kedua menkominfo dengan Tony Blair. Secara keseluruhan, pertemuan ini membahas hubungan Tony Blair Institute dalam rangka mengakselerasi transformasi digital di Indonesia.

“Kita menyambut baik dukungan dukungan yang diberikan oleh Tony Blair Institute untuk mempercepat dan mengakselerasi transformasi digital di Indonesia,” tutupnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon