Thailand Kirim Pesawat Angkatan Udara untuk Angkut Buronan Nomor 1 dari Jakarta
Senin, 3 Juni 2024 | 16:10 WIB
Bangkok, Beritasatu.com - Pemerintah Thailand mengirim pesawat Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) untuk mengangkut buronan nomor 1 Chaowalit "Paeng Nanod" Thongduang dari Jakarta menuju ke Bangkok pada minggu ini. Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Kehakiman Thailand, Tawee Sodsong pada Senin (3/6/2024).
Menurut Tawee, sebuah pesawat Airbus A320 RTAF akan berangkat ke Indonesia pada Selasa (4/6/2024) besok untuk membawa Chaowalit kembali ke Thailand.
Kepala Staf Angkatan Udara Thailand ACM Punpakdee Pattanakul mengatakan, pihak kementerian luar negeri akan mengatur penerbangan untuk membawa buronan tersebut.
BACA JUGA
Akhir Pelarian Buronan Nomor 1 Thailand, Pakai Nama Sulaiman hingga Gunakan Google Translate
Chaowalit (37) sedang menjalani hukuman di Penjara Nakhon Si Thammarat karena percobaan pembunuhan dan menghadapi sejumlah dakwaan lain dalam kasus lain, termasuk kepemilikan senjata api, ketika dia melarikan diri.
Dia melarikan diri dari Rumah Sakit Maharaj Nakhon Si Thammarat pada 22 Oktober 2023 saat dibawa ke sana untuk perawatan gigi. Meskipun terjadi perburuan besar-besaran, Chaowalit berhasil melarikan diri dari Thailand dengan speedboat.
Saat dalam pelarian, Chaowalit merilis video yang mengeklaim dia diperlakukan tidak adil oleh sistem peradilan.
Chaowalit ditangkap di Bali pada Kamis pekan lalu oleh polisi Indonesia karena mengedarkan narkoba, menggunakan KTP palsu dan menyerang wanita.
Tawee dan delegasi pejabat pemerintah telah terbang ke Jakarta pada pukul 14.30 pada Sabtu (1/6/2024), dan kembali ke negaranya pada Minggu (2/6/2024) setelah mendiskusikan prosedur hukum dengan kepolisian Indonesia.
BACA JUGA
Akhir Pelarian Buronan Nomor 1 Thailand, Pakai Nama Sulaiman hingga Gunakan Google Translate
Tawee yang juga seorang pejabat tinggi di kepolisian Thailand mengatakan, pihak interpol membantu pemindahan buronan tersebut, yang diperkirakan selesai dalam tiga hari.
Penasihat Perdana Menteri Srettha Thavisin Jenderal Nipat Thongle mengatakan izin pemindahan tahanan akan diperoleh setelah beberapa prosedur hukum dilakukan terlebih dahulu.
Investigasi Chaowalit akan ditangani sebagai kasus khusus. Sekembalinya ke Thailand, buronan tersebut akan diinterogasi oleh polisi Thailand sebelum dikirim ke Phatthalung.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




