ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Massa Jemaah Haji Jalani Lempar Jamrah di Mina

Minggu, 16 Juni 2024 | 13:31 WIB
TB
B
Penulis: Tim BeritaSatu | Editor: B1
Jemaah haji beristirahat di Muzdalifah, pada hari kedua ibadah haji tahunan, dekat Kota suci Makkah, Arab Saudi, Sabtu malam, 15 Juni 2024.
Jemaah haji beristirahat di Muzdalifah, pada hari kedua ibadah haji tahunan, dekat Kota suci Makkah, Arab Saudi, Sabtu malam, 15 Juni 2024. (AP/AP)

Mina, Beritasatu.com - Massa jemaah haji pada Minggu (16/6/2024), memulai lempar jamrah di Mina, Arab Saudi. Ritual tersebut menandai hari-hari terakhir ibadah haji dan dimulainya perayaan Iduladha bagi umat Islam di seluruh dunia.

Rajam atau lempar batu adalah salah satu ritual terakhir haji, yang merupakan salah satu dari 5 Rukun Islam. Hal ini terjadi sehari setelah lebih dari 1,8 juta jemaah haji berkumpul di  bukit suci Arafah di Gunung Ararat di luar kota suci Makkah. Ini menjadi situs yang dikunjungi jemaah Muslim untuk melakukan ibadah haji tahunan selama lima hari.

Para jemaah meninggalkan Bukit Arafah pada Sabtu (15/6/2024) malam untuk bermalam di situs terdekat yang dikenal sebagai Muzdalifa. Di sana mereka mengumpulkan kerikil untuk digunakan dalam pelemparan batu secara simbolis pada pilar yang melambangkan setan.

ADVERTISEMENT

Pilar-pilar tersebut berada di tempat suci di Makkah, yang disebut Mina. Umat Islam percaya di lokasi tersebut, keimanan Nabi Ibrahim diuji ketika Allah Swt yang memerintahkan dia untuk mengorbankan putra satu-satunya, Ismail.

Ibrahim siap untuk menjalani perintah tersebut, tetapi Allah Swt menyelamatkan putranya. Dalam cerita versi Kristen dan Yahudi, Abraham diperintahkan untuk membunuh putranya yang lain, Ishak.

Para jemaah akan menghabiskan tiga hari berikutnya di Mina, di mana mereka berjalan jauh di jalan khusus pejalan kaki menuju kompleks bertingkat yang menampung pilar-pilar besar. Di sana, mereka melemparkan tujuh kerikil masing-masing pada tiga pilar dalam sebuah ritual yang dimaksudkan untuk melambangkan pengusiran kejahatan dan dosa.

Selama di Mina, mereka akan mengunjungi Makkah untuk melakukan tawaf, yaitu mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram sebanyak tujuh kali berlawanan arah jarum jam. Mereka akan melakukan tawaf lagi, yang dikenal sebagai Tawaf Perpisahan, di akhir haji dan saat mereka bersiap untuk meninggalkan kota suci.

Ritual tersebut bertepatan dengan empat hari Iduladha, yang berarti Hari Raya Kurban, ketika umat Islam yang memiliki kemampuan finansial memotong ternak dan hewan serta membagikan dagingnya kepada orang miskin.

Setelah haji selesai, jemaah laki-laki mencukur rambut mereka dan melepaskan pakaian putih seperti kain kafan yang dikenakan selama menunaikan ibadah haji, dan perempuan harus memotong seikat rambut sebagai tanda pembaharuan dan kelahiran kembali.

Sebagian besar jemaah kemudian meninggalkan Makkah menuju Kota Madinah, sekitar 340 kilometer jauhnya, untuk berdoa di makam Nabi Muhammad.

Makam tersebut merupakan bagian dari Masjid Nabawi yang merupakan salah satu dari tiga situs paling suci dalam Islam, bersama dengan Masjidil Haram di Makkah, dan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Lebih dari 1,83 juta umat Islam menunaikan ibadah haji pada tahun 2024, Menteri Haji dan Umrah Saudi Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah mengatakan, jumlah tersebut lebih rendah dari tahun lalu ketika 1,84 juta umat melaksanakan ibadah haji.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

27.130 Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji

27.130 Liter Air Zamzam untuk Jemaah Haji Aceh Tiba di Asrama Haji

NASIONAL
Waspada! Ini Titik Siaga Petugas jika Jemaah Tersesat di Masjidil Haram

Waspada! Ini Titik Siaga Petugas jika Jemaah Tersesat di Masjidil Haram

MULTIMEDIA
Nabung Rp 5.000 Per Hari, Penjual Peyek di Banyumas Akhirnya Naik Haji

Nabung Rp 5.000 Per Hari, Penjual Peyek di Banyumas Akhirnya Naik Haji

NASIONAL
Apa Itu Haji Mabrur? Ini Ciri-ciri dan Cara Meraihnya

Apa Itu Haji Mabrur? Ini Ciri-ciri dan Cara Meraihnya

NASIONAL
2 Kali Gagal, Kasma Akhirnya Bisa Berhaji meski Kaki Sudah Diamputasi

2 Kali Gagal, Kasma Akhirnya Bisa Berhaji meski Kaki Sudah Diamputasi

NASIONAL
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Seusai Kecelakaan Jemaah di Madinah

Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Seusai Kecelakaan Jemaah di Madinah

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon