ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Israel Salahkan PBB Soal Bantuan Menumpuk Tak Bisa Masuk Gaza

Minggu, 16 Juni 2024 | 14:28 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Tentara Israel memeriksa truk Mesir yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza, di Penyeberangan Kerem Shalom di Israel selatan pada 22 Desember 2023.
Tentara Israel memeriksa truk Mesir yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza, di Penyeberangan Kerem Shalom di Israel selatan pada 22 Desember 2023. (AP/AP)

Yerusalem, Beritasatu.com - Badan militer Israel yang mengawasi distribusi bantuan di Gaza COGAT mengeklaim, tidak ada pembatasan untuk masuknya truk bantuan kemanusiaan.

Menurut badan tersebut, sudah lebih dari 8.600 truk segala jenis, baik bantuan maupun komersial, memasuki Gaza dari semua penyeberangan dari 2 Mei hingga 13 Juni 2024.

Rata-rata 201 truk masuk ke daerah perbatasan setiap harinya. Namun kenyataannya, banyak bantuan tersebut menumpuk di penyeberangan dan tidak mencapai tujuan akhir.

ADVERTISEMENT

Juru bicara COGAT, Shimon Freedman, mengatakan bahwa ini adalah kesalahan PBB jika muatannya menumpuk di Kerem Shalom sisi Gaza. Dia mengatakan badan bantuan PBB mempunyai masalah logistik mendasar yang belum mereka perbaiki, terutama kurangnya truk bantuan.

PBB membantah tuduhan Israel tersebut. Menurut mereka, pertempuran antara Israel dan milisi Hamas seringkali membuat truk PBB di Gaza menjadi terlalu berbahaya untuk melakukan perjalanan ke Kerem Shalom, yang terletak tepat di sebelah perbatasan Israel.

PBB juga mengatakan laju pengiriman bantuan ke Gaza telah diperlambat karena militer Israel harus memberi izin kepada pengemudi untuk melakukan perjalanan ke lokasi tersebut. Sistem ini menurut Israel dirancang untuk keselamatan pengemudi, karena kurangnya keamanan, truk bantuan.

Menurut Isral dalam beberapa kasus, terjadi bantuan kemanusiaan yang dijarah oleh massa saat mereka bergerak di sepanjang jalan Gaza.

Militer Israel pada Minggu (16/6/2024), mengumumkan pemberlakuan jeda taktis dalam serangannya di Jalur Gaza selatan untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dalam jumlah yang lebih banyak .

Pengaturan baru ini bertujuan untuk menyediakan waktu 11 jam tanpa gangguan setiap hari bagi truk bantuan kemanusiaan untuk masuk dan keluar dari penyeberangan.

Belum jelas apakah tentara Israel akan memberikan keamanan untuk melindungi truk bantuan saat mereka bergerak di sepanjang jalan raya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Model Iran di Korsel Kecam Bantuan Seoul ke Teheran, Kenapa?

Model Iran di Korsel Kecam Bantuan Seoul ke Teheran, Kenapa?

INTERNASIONAL
Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Longsor

Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Longsor

JAWA BARAT
Hadir di Tengah Warga, Bank Mandiri Kembali Salurkan Bantuan Bencana di Tiga Titik Sumatera Utara

Hadir di Tengah Warga, Bank Mandiri Kembali Salurkan Bantuan Bencana di Tiga Titik Sumatera Utara

NASIONAL
Prabowo Tinjau Lagi Wilayah Terdampak Bencana Sumatera, Ini Agendanya

Prabowo Tinjau Lagi Wilayah Terdampak Bencana Sumatera, Ini Agendanya

NUSANTARA
Hardiyanto Kenneth Turun ke Tapteng, Fokus Bangun Dapur Umum

Hardiyanto Kenneth Turun ke Tapteng, Fokus Bangun Dapur Umum

NASIONAL
Kemenko Perekonomian Salurkan 40 Ton Bantuan untuk Bencana Sumatera

Kemenko Perekonomian Salurkan 40 Ton Bantuan untuk Bencana Sumatera

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon