ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Nestapa Warga Palestina di Gaza Rayakan Iduladha Tanpa Hewan Kurban

Senin, 17 Juni 2024 | 12:37 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Anak-anak Palestina bermain di Khan Younis, Jalur Gaza.
Anak-anak Palestina bermain di Khan Younis, Jalur Gaza. (AP Photo/Abdel Kareem Hana)

Jakarta, Beritasatu.com - Warga Palestina di Jalur Gaza tidak dapat merayakan Iduladha seperti biasanya. Israel melarang hewan kurban masuk ke wilayah tersebut.

Di Khan Younis, kota yang berada di selatan Jalur Gaza, puluhan orang berkumpul di dekat masjid yang hancur untuk melaksanakan salat Iduladha. Mereka dikelilingi oleh puing-puing dan reruntuhan rumah.

Di Kota Deir el-Balah di Gaza tengah, umat muslim mengadakan salat di sebuah sekolah yang diubah menjadi tempat penampungan. Beberapa, termasuk perempuan dan anak-anak, mengunjungi makam orang-orang tercinta.

ADVERTISEMENT

“Hari ini, setelah 9 bulan, lebih dari 37.000 orang mati syahid, lebih dari 87.000 orang terluka, dan ratusan ribu rumah hancur. Rakyat kami hidup dalam keadaan yang sulit,” kata Abdulhalim Abu Samra setelah salat di Khan Younis, dilansir dari AP, Senin (17/6/2024).

Media Al Jazeera juga melaporkan, warga Palestina berusaha untuk tetap optimistis melewati Iduladha di tengah ancaman perang.

“Warga Palestina berusaha memberikan kebahagiaan kepada anak-anak mereka, meskipun agresi Israel terus berlanjut, karena banyak dari mereka merayakan Iduladha tanpa orang tua mereka," tulis Al Jazeera.

Kantor media pemerintah di Gaza melaporkan pada hari Sabtu (15/6/2024), Israel melarang masuknya hewan kurban ke wilayah tersebut, sehingga membuat warga Palestina tidak bisa melakukan tradisi kurban sebagai bagian dari Iduladha.

Sementara itu, di Masjid Al-Aqsa, 40.000 umat muslim melaksanakan salat Iduladha, jauh lebih sedikit dibandingkan yang hadir pada 2023 sekitar 100.000 jemaah. Kantor berita Wafa melaporkan, pasukan Israel juga menyerang jamaah yang memasuki masjid dan menghalangi orang lain untuk mencapai tempat suci tersebut.

Di Ramallah,warga Palestina juga berkumpul untuk melaksanakan salat Iduladha. “Kami sangat menderita dan mengalami masa-masa sulit dengan apa yang terjadi pada saudara-saudara kami di Gaza,” kata Mahmoud Mohana, seorang imam masjid.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon