Rewel, Balita Dikurung dalam Toilet Pesawat
Kamis, 5 September 2024 | 16:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Seorang balita berusia satu tahun dikunci di dalam toilet pesawat karena rewel dalam penerbangan dari Guizhou menuju Shanghai. Foto dan video peristiwa tersebut tengah viral di media sosial dan menimbulkan perdebatan.
Dilansir dari South China Morning Post, Kamis (5/9/2024), peristiwa itu bermula saat balita tersebut melakukan perjalanan bersama kakek-neneknya. Namun, tangisannya yang terus-menerus membuat suasana penerbangan semakin tegang.
Seorang penumpang wanita yang duduk di dekat balita itu mencoba menenangkannya dengan memperlihatkan video hiburan, tetapi usahanya sia-sia. Bersama seorang wanita lainnya, ia kemudian membawa si balita ke toilet pesawat, mengunci pintu, dan mulai memberikan “disiplin” kepada gadis kecil tersebut.
Dalam video yang diunggah di media sosial, kedua wanita itu terdengar mengancam si balita, berkata apabila dia tidak berhenti menangis, mereka tidak akan membawanya kembali ke neneknya.
Teriakan balita yang memanggil neneknya di balik pintu membuat hati tersentuh. Akhirnya balita itu menyerah, berulang kali mengatakan setuju kepada kedua wanita itu. Tak lama kemudian, ia dibawa kembali ke tempat duduknya dan tidak menangis lagi selama dua jam sisa penerbangan.
Aksi kedua wanita tersebut, meski berhasil menghentikan tangisan, menimbulkan perdebatan besar di media sosial. Sebagian memuji keberanian mereka.
“Mereka melakukan apa yang banyak dari kita ingin lakukan, tetapi tak bisa,” tulis seorang warganet di Weibo.
Namun, banyak juga yang mengecam tindakan tersebut sebagai cara yang tidak pantas untuk mendisiplinkan anak kecil.
“Bayangkan ketakutan seorang anak kecil yang dikurung di toilet,” komentar seorang pengguna Weibo lainnya.
Toleransi terhadap balita yang berperilaku tidak stabil menjadi sorotan utama dalam diskusi tersebut.
“Anda tidak bisa mengharapkan anak berusia satu tahun untuk berperilaku seperti orang dewasa. Mereka masih belajar mengendalikan emosi,” tulis warganet lainnya. Video peristiwa ini mengundang perhatian besar dan telah ditonton lebih dari 130 juta kali.
Menanggapi insiden ini, maskapai Juneyao Air menyampaikan, kakek-nenek balita tersebut mengakui kurangnya pengalaman mereka dalam mengasuh anak selama perjalanan, sehingga mereka memberikan izin kepada kedua wanita itu untuk mendisiplinkan cucu mereka.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




