ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tergulingnya Bashar Al-Assad Hasil dari Perjuangan Panjang Rakyat Suriah

Minggu, 22 Desember 2024 | 15:17 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Kepala Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Robi Sugara
Kepala Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Robi Sugara (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com -  Jatuhnya Presiden Bashar Al-Assad merupakan bentuk reformasi Suriah layaknya reformasi 1998 yang terjadi di Indonesia. Kepala Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Robi Sugara, rezim Bashar Al-Assad terguling selain karena perjuangan rakyat juga karena adanya diplomasi tingkat elite.

Menurutnya, masyarakat sudah jengah terhadap pemerintahan Bashar Al-Assad dan menginginkan adanya perubahan. 

“Bashar al-Assad itu kan sebenarnya sudah diprotes oleh masyarakatnya. Ini betul transisi politik, transisi dari masyarakat yang sebetulnya memang diinginkan,” ujar Robi dilansir dari Antara, Minggu (22/12/2024).

ADVERTISEMENT

Namun, Robi mengungkapkan kekhawatiran terhadap narasi yang berkembang di Indonesia, khususnya media sosial yang cenderung menganggap ini adalah kemenangan umat muslim, kemenangan para mujahid.

Menurutnya, momentum ini bisa dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok ekstremis, radikal untuk mengembalikan semangat untuk memainkan narasi propaganda untuk menyesatkan masyarakat. 

"Yang terpenting sebenarnya adalah memahami orang-orang Indonesia, orang-orang yang di luar Suriah, yang kemudian bisa jadi mereka akan terjebak kelompok teror yang mengatasnamakan agama untuk mengembalikan semangatnya, untuk regroup dan reorganisasi,” kata Robi.

Menurut Robi, Suriah telah melalui masa-masa yang sangat sulit. Apa yang terjadi sekarang adalah hasil dari perjuangan panjang rakyat Suriah, yang tidak hanya melibatkan perlawanan fisik, tetapi juga pengaruh dari negara-negara besar, misalnya Turki, Qatar, Amerika dan Israel. 

Hal ini diindikasikan karena tidak ada perlawanan yang masif ketika Hayat Tahrir Al-Syam (HTS) masuk ke Damaskus, munculnya pemerintahan transisi dan dirangkulnya kelompok-kelompok minoritas untuk bisa hidup berdampingan di Suriah. 

Robi mengeklaim bahwa ini adalah bentuk diplomasi-diplomasi di tingkat elite yang ditunjukkan munculnya negara negara internasional untuk melakukan normalisasi hubungan dengan pemerintah Suriah yang baru.

“Ini bukan kemenangan 100 persen yang dilakukan oleh perlawanan, tetapi kemenangannya itu lewat jalur diplomasi. Jalur diplomasi adalah memanfaatkan negara-negara yang punya kepentingan dengan kelompok perlawanan itu dalam rangka mengganti rezim Suriah,” kata Robi. 

Oleh karena itu, Direktur Indonesia Muslim Crisis Center ini menyerukan pemerintah untuk meluruskan narasi-narasi yang beredar di media sosial agar tidak menyesatkan masyarakat. Jangan sampai masyarakat terpedaya seperti pada masa munculnya ISIS. Masyarakat harus cermat dalam membaca situasi dan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah. Selain itu, Robi menambahkan, perlunya pemerintah melakukan konsolidasi antara ulama-ulama moderat Indonesia dan ulama moderat di Suriah. 

Hal ini harus dilakukan pemerintah untuk membangun misi perdamaian, dan meredam suara kelompok garis keras. Menurutnya, banyak ulama Indonesia yang memiliki kedekatan dengan ulama Suriah. 

“Indonesia punya kemampuan itu untuk melakukan diplomasi terhadap Suriah dengan melakukan pendekatan dan berkomunikasi dengan ulama-ulama yang karismatik di Suriah,” tandas Robi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bertemu Ahmad al-Sharaa, Putin Bahas Pangkalan Militer Rusia di Suriah

Bertemu Ahmad al-Sharaa, Putin Bahas Pangkalan Militer Rusia di Suriah

INTERNASIONAL
Bom Meledak di Masjid Imam Ali di Suriah Saat Salat Jumat, 6 Tewas

Bom Meledak di Masjid Imam Ali di Suriah Saat Salat Jumat, 6 Tewas

INTERNASIONAL
Tak Lagi Dipimpin Diktaktor, Suriah Keluarkan Mata Uang Baru

Tak Lagi Dipimpin Diktaktor, Suriah Keluarkan Mata Uang Baru

EKONOMI
Kanada Hapus Suriah dari Daftar Negara Pendukung Terorisme

Kanada Hapus Suriah dari Daftar Negara Pendukung Terorisme

INTERNASIONAL
Suriah Akhirnya Buka Lagi Kedutaan Besar di Inggris setelah 1 Dekade

Suriah Akhirnya Buka Lagi Kedutaan Besar di Inggris setelah 1 Dekade

INTERNASIONAL
Momen Bersejarah, Trump Akan Bertemu Presiden Suriah di Gedung Putih

Momen Bersejarah, Trump Akan Bertemu Presiden Suriah di Gedung Putih

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon