Geger di India: Wisatawan Israel Diperkosa, Ratusan Turis Asing Kabur
Selasa, 11 Maret 2025 | 11:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Tragedi wisatawan Israel diperkosa dalam sebuah serangan brutal di kawasan wisata Hampi, India, memicu kepanikan besar di kalangan turis. Insiden ini terjadi pekan lalu dan membuat ratusan wisatawan, terutama dari Israel dan Eropa, buru-buru meninggalkan lokasi.
Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Kamis malam di desa Sanapur, sekitar 28 km dari situs Warisan Dunia UNESCO Hampi. Saat itu, seorang turis perempuan asal Israel dan pemilik penginapan setempat menjadi korban pemerkosaan berkelompok. Selain itu, seorang pria yang bersama mereka tewas setelah didorong ke kanal oleh para pelaku.
Hampi, yang dikenal dengan reruntuhan kerajaan Hindu Vijayanagara, biasanya menjadi destinasi favorit bagi turis asing. Namun, tragedi ini mengubah suasana kota kuno tersebut. Sejak kejadian, hampir 90% wisatawan memilih pergi.
“Sebagian besar turis Israel sudah meninggalkan penginapan dan area sekitar sejak Kamis malam,” kata Syed Ismael, seorang pemandu wisata lokal, kepada BBC Hindi, Selasa (11/3/2025).
Talia Zilber, seorang turis Israel berusia 21 tahun, mengatakan kepada The Indian Express bahwa ia dan teman-temannya terpaksa membatalkan rencana mereka untuk merayakan festival Holi dan memilih pindah ke Rajasthan demi keselamatan.
Berdasarkan keterangan korban selamat, mereka sedang mengamati bintang di dekat sebuah kuil saat tiga pria tak dikenal datang dengan sepeda motor. Awalnya, para pelaku berpura-pura menanyakan lokasi pom bensin, lalu meminta uang sebesar 100 rupee (sekitar Rp 18.000 ). Setelah hanya diberikan 20 rupe, para pelaku marah dan mulai menyerang.
Para wisatawan pria didorong ke kanal, sementara dua perempuan menjadi korban pemerkosaan. Dua pria berhasil berenang menyelamatkan diri, namun satu lainnya, warga negara bagian Odisha, tenggelam dan ditemukan tewas pada Sabtu.
Polisi bertindak cepat dan menangkap dua tersangka pada Sabtu, sementara pelaku ketiga ditangkap di Tamil Nadu pada Minggu (9/3/2025). Mereka kini dalam proses penyelidikan lebih lanjut di Karnataka.
Namun, meskipun para tersangka telah ditangkap, kasus wisatawan Israel diperkosa ini kembali menyoroti tingginya tingkat kekerasan terhadap perempuan di India. Pada 2022, hampir 32.000 kasus pemerkosaan dilaporkan, dan angka sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi karena banyak korban enggan melapor.
Pemerkosaan terhadap turis asing di India bukanlah hal baru. Pada 2023, seorang wisatawan Brasil-Spanyol juga menjadi korban pemerkosaan berkelompok di Jharkhand. Kasus ini sempat viral, namun unggahan korban dan suaminya di media sosial akhirnya dihapus.
Kini, tragedi wisatawan Israel diperkosa di Hampi semakin memperburuk citra India sebagai destinasi wisata aman. Pemerintah setempat telah mengeluarkan peringatan bagi turis agar menghindari bepergian sendirian atau larut malam di daerah terpencil. Sementara itu, komunitas wisatawan dan aktivis terus mendesak langkah-langkah keamanan lebih ketat guna mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




