Bahasa Mandarin Pertama Kali Dipakai dalam Pemakaman Paus
Sabtu, 26 April 2025 | 16:38 WIB
Vatikan, Beritasatu.com – Doa Umat Beriman atau Doa Universal dalam pemakaman Paus Fransiskus di Lapangan Santo Petrus mencatat sejarah baru, dengan sebagian doa disampaikan dalam bahasa Mandarin untuk pertama kalinya.
Kardinal Giovanni Battista Re memimpin penyampaian Doa Umat Beriman, sebelum para kardinal lainnya menyampaikan doa singkat dalam enam bahasa: Italia, Prancis, Arab, Portugis, Polandia, Jerman, dan Mandarin.
Dalam doa berbahasa Mandarin, Kardinal Agostino Liu Bo memohon, "Bagi kita yang berkumpul di sini, semoga setelah merayakan misteri suci ini, suatu hari nanti kita dipanggil oleh Kristus untuk memasuki kerajaan-Nya yang mulia".
Penggunaan bahasa Mandarin dalam upacara ini mencerminkan perhatian Paus Fransiskus terhadap Tiongkok. Selama masa kepausannya, Paus Fransiskus berulang kali menyuarakan keinginannya untuk mengunjungi China. Meski kunjungan tersebut belum terwujud, ia sempat mengunjungi Mongolia pada tahun 2023 dan bertemu umat Katolik serta uskup-uskup asal Tiongkok.
Sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan, Paus Fransiskus juga mengangkat Giorgio Marengo sebagai kardinal Mongolia pertama pada tahun 2022. Kardinal Marengo kini menjadi salah satu yang memiliki hak suara dalam konklaf untuk memilih pengganti Paus Fransiskus, yang akan dimulai beberapa hari setelah pemakaman Paus ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




