ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Pemerintah Waspada Gelombang Baru

Senin, 19 Mei 2025 | 11:22 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Otoritas kesehatan Singapura mencatat lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.
Otoritas kesehatan Singapura mencatat lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. (Antara/Antara)

Singapura, Beritasatu.com – Kasus Covid-19 di Singapura mengalami lonjakan dalam beberapa pekan terakhir. Otoritas kesehatan menyebut peningkatan ini kemungkinan disebabkan oleh menurunnya kekebalan populasi dan rendahnya cakupan vaksinasi booster di kalangan lanjut usia (lansia).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura melaporkan, pada pekan hingga 3 Mei 2025, jumlah kasus Covid-19 meningkat menjadi sekitar 14.200 kasus, naik dari 11.100 kasus pada pekan sebelumnya.

Rata-rata pasien rawat inap harian akibat Covid-19 selama periode tersebut juga meningkat dari 102 menjadi 133 orang. Meski, kasus rawat inap di unit perawatan intensif (ICU) justru menurun, dari 3 menjadi 2 kasus per hari.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, Kemenkes Singapura menegaskan varian virus yang beredar saat ini tidak menunjukkan gejala lebih berat atau tingkat penularan yang lebih tinggi dibandingkan varian sebelumnya.

“Tidak ada indikasi bahwa varian yang beredar lebih mudah menular atau menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan dengan varian Covid-19 yang beredar sebelumnya,” bunyi pernyataan Kemenkes Singapura, dikutip dari Indian Express, Senin (19/5/2025).

Melihat situasi ini, menurut Kemenkes Singapura, seperti penyakit pernapasan endemik lainnya, akan ada gelombang Covid-19 secara berkala.

“Seperti halnya penyakit pernapasan endemik lainnya, gelombang Covid-19 berkala diperkirakan akan terjadi sepanjang tahun,” kata Kemenkes Singapura.

Sementara itu, Hong Kong juga mencatat lonjakan kasus serupa seperti kasus Covid-19 Singapura. Peningkatan ini terlihat dari hasil pengawasan limbah yang menunjukkan tren kenaikan virus SARS-CoV-2. Proporsi sampel pernapasan yang positif Covid-19 naik menjadi 13,66% hingga 10 Mei 2025, dari 6,21% empat pekan sebelumnya. Kemenkes Hong Kong juga melaporkan 81 kasus parah dengan 30 kematian, sebagian besar pada kelompok lansia dengan riwayat penyakit.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon